Lansia Depok Kurang Perhatian

SEMARAK: Ikatan Keluarga Dewan (IKD) dalam Rangka momentum Perayaan HUT Kota Depok ke-16 di Margo City, Minggu (3/5). Acara tersebut diramaikan dengan penyanyi dangdut, Ayu Timg-ting dan Pemain sinetron selaligus pelawak Bang Ocit.
SEMARAK: Ikatan Keluarga Dewan (IKD) dalam Rangka momentum Perayaan HUT Kota Depok ke-16 di Margo City, Minggu (3/5). Acara tersebut diramaikan dengan penyanyi dangdut, Ayu Timg-ting dan Pemain sinetron selaligus pelawak Bang Ocit.
SEMARAK: Ikatan Keluarga Dewan (IKD) dalam Rangka momentum Perayaan HUT Kota Depok ke-16 di Margo City, Minggu (3/5). Acara tersebut diramaikan dengan penyanyi dangdut, Ayu Timg-ting dan Pemain sinetron selaligus pelawak Bang Ocit.

POJOKSATU.id, DEPOK – Menujuk data PBB tahun 2015. Diketahui, tingkat partisipasai birokrat dan sosial di Kota Depok ternyata baru 10 persen dalam peningkatan kesejahteraan orang lanjut usia (lansia). Demikian diutarakan oleh Ketua Ikatan Keluarga Dewan (IKD) Kota Depok, Chico Jinny Tangke Allo saat membuka acara Festival lansia Tangguh 2015 di Hall Margo City, Sabtu (2/5).

”Tingkat partisipasi birokrat dan kelompok sosial tersebut, menandakan perlu adanya dorongan yang kuat dari stakeholder yang ada agar tingkat kesejahetraan lansia dapat terus diperhatikan,” ucapnya kepada Radar Depok.Dijelaskannya, adanya festival tersebut sekaligus guna merayakan Hari Lansia Nasional yang ke-20, 29 Mei nanti.

Adapun bentuk acara diantaranya, pemeriksaan kesehatan gratis, deteksi dini kepikunan, curhat lansia, dan acara hiburan. Rencananya festival ini akan berlangsung selama seminggu mendatang.Istri dari Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo ini menuturkan, untuk terus meningkatkan Kota depok sebagai Kota Ramah Lansia, saat ini Depok juga telah ada Komnas Lansia.

”Diharapkan dengan adanya komnas tesebut, para lansia dapat lebih diperhatikan,” cetusnya.Ditempat yang sama, sang suami, Hendrik Tangke Allo menilai, selain pemerintah, pelaku usaha di Kota Depok mulai kini juga harus mendukung program ini (Ramah Lansia). Beberapa infrastruktur atau fasilitas yang mendukung harus dipenuhi pengusaha.”Pelaku bisnis dan ekonomi, saya kira juga harus memberikan perhatian bagi program ini,” singkatnya. (bry)