Siswa SMA Tak Lagi Pelajari TIK

Ilustrasi : Belajar TIK
Ilustrasi : Belajar TIK
Ilustrasi : Belajar TIK

POJOKSATU.id, PANCORANMAS – Siswa kelas X dan XI di SMA Negeri 1 Depok tidak lagi mendapat pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) atau Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI). Ini dikarenakan, Kurikulum 2013 menghilangkan mata pelajaran TIK dan menganggap komputer hanya sebagai fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar.

“Sangat disayangkan mata pelajaran TIK dihapus dari kurikulum. Padahal TIK ini sangat penting untuk pengenalan siswa terhadap teknologi terutama komputer,” ujar guru TIK SMA Negeri 1 Depok, Siti Zaenab. Siti menambahkan, pada dasarnya materi TIK bukan hanya mengajarkan siswa untuk menggunakan komputer, tapi juga mengenalkan siswa kepada perangkat keras dan lunak komputer.

Sehingga siswa dapat mengoperasikan komputer dengan maksimal. “Dalam TIK kita mengajarkan cara mengolah angka, kata, bahkan sampai membuat web dan perangkat lunak kepada siswa,” tuturnya.Siti berharap pemerintah berpikir ulang untuk menghapus mata pelajaran TIK di Kurikulum 2013.

“Saya pikir dengan adanya kurikulum 2013 akan menambah materi pelajaran untuk siswa. Tapi malah materi yang penting dihilangkan,” ungkap Siti.Siti beranggapan, semakin majunya dunia teknologi dan informasi seharusnya siswa harus dibekali ilmu TIK sejak dini. Diharapkan dengan adanya mata pelajaran TIK, siswa mampu bersaing di dunia kerja nantinya.


Kini, Siti tidak lagi mengajar TIK tapi ia dialihkan untuk mengajar mata pelajaran baru di Kurikulum 2013 yaitu Prakarya dan Kewirausahaan.Fasilitas komputer di SMA Negeri 1 Depok hanya digunakan untuk kepentingan ekskul dan mata pelajaran lain. Namun, tidak semua pelajaran menggunakan komputer untuk kegiatan belajar mengajar.

Berbeda dengan SMA Negeri 1 Depok,SMP Al Muhajirin yang terletak di Jalan Nusantara Raya, Kecamatan Pancoranmas masih menggunakan Kurikulum KTSP.Sehingga, siswa disini masih mendapat kesempatan untuk mengenal komputer melalui mata pelajaran TIK. Meskipun begitu, guru TIK SMP Al- Muhajirin, Deni Muharram juga tidak setuju atas dihilangkannyamata pelajaran TIK.

“Kalaupun mau dihilangkan,lebih baik diganti saja tapi dengan materi yang sama dengan pelajaran TIK,” jelasnya.Sementara itu, Kasi SMA Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Jumait mengatakan,tidak menjadi sebuah masalah jika mata pelajaran TIK dihilangkan di Kurikulum 2013. Hal itu dikarenakan, TIK sudah diintegrasikan dengan matapelajaran yang lainnya.

Karena,dirinya berpendapat TIK itu adalah sebuah ketrampilan, jadi bisa dikaitan dengan mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan. “Anak SD saja sekarang sudah bisa bermain komputer. Jadi,untuk pendalaman materi tentang TIK, bisa ikut ekskul TIK di sekolah. Tetapi, sekarang ini tidak semua sekolah menerapkan Kurikulum 2013, sesuai dengan instruksi Kemendikbud,”
katanya. (peb/mg2)