Bakal Calon Mulai Panaskan Mesin

ILUSTRASI
COPOT: Anggota Satpolpp Depok tengah melakukan pencopotan spanduk yang diantaranya spanduk balon walikota Depok di kawaan KSU Depok beberapa waktu lalu.
COPOT: Anggota Satpolpp Depok tengah melakukan pencopotan spanduk yang diantaranya spanduk balon walikota Depok di kawaan KSU Depok beberapa waktu lalu.

POJOKSATU.id, Persaingan antar balon Walikota Depok untuk mendapat simpati dari masyarakat, mau tak mau pasti akan terjadi. Masing-masing balon tentunya akan menyiapkan sejumlah rayuan agar ‘cintanya’ diterima masyarakat. Makanya jangan kaget jika belakangan ini sejumlah figur di Depok mulai rajin bermasyarakat.

Tahapan pilkada yang kian hari makin mendekati puncak (penetapan calon), membuat para calon semakin panas untuk mempromosikan diri ke masyarakat. Beberapa diantaranya nampkanya ada yang sudah siap mendeklarasikan diri sebagai calon. Namun masih banyak pula yang masih malumalu kucing.

Saat ini, di sudut-sudut jalan di Kota Depok, ratusan spanduk berbau kampanye dari tiap balon mulai bermunculan. Hal itu menjadi variabel sahih jika memang Pilkada Depok 2015 mulai bergaung. Selain bermodal selembar spanduk bergambar wajah yang tersenyum. Para balon ini bahkan ada yang langsung menggeber gas.

Mereka tak ragu lagi menyapa langsung masyarakat.Cara dialog dinilai masih menjadi cara ampuh mendapat pelukan simpati warga.Dengan kampanye yang dilakukan para balon, otomatis masyarakat juga akan tersadar jika akhir tahun ini, Kota Depok akan mengganti walikota.


Bukan rahasia umum jika sampai kini masih ada kelompok yang masyarakat yang apatis pilkada. Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentunya akan juga terbantu. Hitung-hitung gema pilkada sudah mulai disuarakan. Direktur Utama Idonesia Sosial Media Politica, Aprikie Putra Wijaya menilai, kampanye memang sangat penting dilakukan oleh para calon. Di pilkada nanti, mereka harus bisa menyampaikan program masyarakat.

”Harus pandai membaca keinginan masyarakat dulu, baru melakukan kampanye,” jelasnya. Dikatakannya, saat ini Kota Depok cenderung tengah menginginkan pemimpin yang memiliki karakteristik tegas dan merakyat. Untuk itu ia menghimbau para calon yang mendaftar di Depok nanti bisa meniru kampanye yang pernah dilakukan oleh Walikota Bandung Ridwan Kamil dan walikota Bogor Bima Arya.

Dengan melakukan kampanye dan program yang merakyat,menurutnya calon tersebut bisa mendapatkan simpati yang tinggi dari masyarakat Depok.”Mengingat pola kepemimpinan seperti Walikota Bandung dan Bogor saat ini tengah disukai masyarakat,” tandasnya. (*)