PPP Jadi Rebutan Calon Walikota

KOMPAK: Para Ketua Partai di Depok saat menghadiri acara peresmian Kantor Sekretariat DPC PPP di kawasan Ruko Perumahan Puri Depok Mas, Jumat (24/4).
KOMPAK: Para Ketua Partai di Depok saat menghadiri acara peresmian Kantor Sekretariat DPC PPP di kawasan Ruko Perumahan Puri Depok Mas, Jumat (24/4).
KOMPAK: Para Ketua Partai di Depok saat menghadiri acara peresmian Kantor Sekretariat DPC PPP di kawasan Ruko Perumahan Puri Depok Mas, Jumat (24/4).

POJOKSATU.id, DEPOK – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memiliki menjadi rebutan para bakal calon Walikota Depok. Mereka menyebut partai berlambang Ka’bah ini punya posisi tawar politik yang tinggi di gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Desember 2015 ini. Tak ayal, banyak partai politik (parpol) yang mulai melakukan “PDKT alias berkoalisi”.

Hal ini terlihat di acara peresmian Sekretariat DPC PPP di kawasan Ruko Perumahan Depok Mas, Pancoranmas, Jumat (24/4). Sejumlah ketua parpol dan figur yang digadang-gadang menjadi bakal calon walikota turut hadir. Di antaranya Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Somad, Ketua Tim Sukses Ahmad Heryawan- Deddy Mizwar, Imam Budi Hartono,hingga Ketua Dewan Pakar DPD LPMKota Depok, Ahmad Nasir Biasane.

Sementara ketua parpol yang hadir,Ketua DPC PDI Perjuangan, Hendrik Tangke Allo, Ketua DPC Gerindra, Pradi Supriatna, Ketua DPD PKS, Supariyono Disitadan Ketua DPD Partai Golkar, Babai Suhaimi. Kepada Radar Depok, Babai mengakui secara terang-terangan bahwa PPP bisa menjadi elemen penting dalam kontestasi Pilkada nanti. Menurut Babai, sebagai partai berhaluan Islam PPP memiliki basis massa yang kuat. “Sama seperti halnya kami (Partai Golkar) , kader-kader partai PPP punya militansi yang luar biasa.

Ini jelas menjadi nilai plus tersendiri. Apalagi, di pileg kemarin mereka meraih empat kursi,” jelas dia usai acara peresmian.Ditanya soal koalisi, Babai menyambutnya dengan tangan terbuka. Menurut dia, banyak kesamaan antaran partainya dengan PPP. “Kalau ditarik mengenai visi-misi partai, tujuan Golkar dalam konteks mensejahterakan masyarakat punya kesamaan nilai dengan PPP. Artinya, sangat terbuka lebar (berkoalisi),” ungkapnya.


Hal serupa juga diungkapkan Ketua DPC PDI Perjuangan, Hendrik Tangke Allo. Sekalipun menjadi partai pemenangan pemilu dan bisa mengusung calon secara tunggal, partainya tengah mengkaji ihwal koalisi, di antaranya PPP.“Mereka partai lama, sama seperti kami. Sudah banyak makan asam garam. Mereka juga punya basis masa yang loyal.

Secara bargain (posisi tawar), PPP punya peran yang strategis di pilkada,” papar dia.Sejumlah elit partai di PPP turut hadir di acara kemarin. Di antaranya Ketua DPC PPP, Rusdi Madari, Ketua Lajnah Pemenangan Pemilu, Mazhab HM, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Diding Saefudin Zuhri, serta KH Damanhuri. (mam)