Berbagi Biaya Bensin, Minuman Dingin Hingga Cemilan

BERBAGI: Komunitas Nebengers Kota Depok tidak hanya berbagi kursi kosong, mereka pun saling menumbuhkan semangat persahabatan dalam komunitas.
BERBAGI: Komunitas Nebengers Kota Depok tidak hanya berbagi kursi kosong, mereka pun saling menumbuhkan semangat persahabatan dalam komunitas.
BERBAGI: Komunitas Nebengers Kota Depok tidak hanya berbagi kursi kosong, mereka pun saling menumbuhkan semangat persahabatan dalam komunitas.

POJOKSATU.id, Lurah Nebengers Depok, Rini Yunitia alias Tia kembali menceritakan, ritual perkenalan antara warga Nebengers lain sangat penting.

Agar dapat mengenal orang yang akan nebeng pada kendaraan, atau orang yang memberi tebengan, juga rute seha“Jika memberi tebengan pun keamanan akan terjamin. Proses perkenalan ini dikuatkan lagi dengan kopdar di setiap distrik atau bahkan antar distrik.

Selain dilakukan dalam kota, juga bisa mencari tebengan ketika hendak ke luar kota,” jelas Tia.Biasanya, di Nebengers tidak ada patokan untuk biaya transportasi. Karena semua menjadi kesepakatan antara penebeng dan pemberi tebengan.

Dia pun mengungkapkan, yang sering terjadi itu berbagi tanggungan bensin, berbagi minuman dingin, berbagi cemilan dan gantian menyetir.“Malahan ada yang gratis, tidak dipungut biaya bagi penebeng,” ucapnya.


Nebengers, lanjut Tia juga berusaha menumbuhkan kembali kepedulian sosial di antara masyarakat yang sudah semakin individual. Karena itulah arti berbagi dan bukan semata hanya berbagi kursi kendaraan.

“Itulah makna dari kami saling berbagi tanggungan bensin atau berbagi sarapan untuk berterima kasih pada yang memberi tebengan. Kami dengan percaya diri memberikan data bagi para pengunjung yang sedang menelusuri informasi seperti jam kerja,” tandasnya.

Tia yang mengaku bekerja di daerah Tebet mengaku, biasanya bila dirinya sedang memberikan tebengan, titik lokasi tempat dia bertemu dengan para warga Nebengers adalah ITC Depok atau Detos.

”Saya kerja di daerah Tebet, biasanya titik temu saya beri tebengan itu di ITC Depok atau Detos, tapi bila saya tidak bawa kendaraan, ya saya kadang juga nebeng atau naik kereta ke tempat kerja,” pungkas Tia.