BNN Depok Minta Dukungan Walikota

BNN Kota Depok
BNN Depok
BNN Depok
BNN Depok

POJOKSATU.id, DEPOK – Badan Nasional Narkotika (BNN) Kota Depok menggelar pertemuan dengan Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail di Balaikota Depok, kemarin. Kegiatan tersebut, BNN berharap dukungan Walikota terkait penanganan penyalahgunaan narkoba. Ketua BNN Kota Depok, AKBP Rudi hartono mengatakan, walikota sangat mengapresiasi seluruh program yang dijalankan BNN. Rudi menilai, selama ini pemkot dan OPD sangat pro aktif terhadap program rehabilitasi pengguna narkoba di Kota Depok.

“Terima kasih atas peran pemerintah yang mendukung adanya rehabilitasi bagi pengguna narkoba,” tutur Rudi. Rencana dibentuknya Tim Assesment Terpadu (TAT) telah memasuki tahap penyerahan nama dari instansi. Pecandu yang sudah ditetapkan tersangka oleh penyidik bisa dilakukan TAT, sebelumnya dibuatkan surat rekomendasi kepada hakim untuk diberikan hukuman rehabilitasi.

”Artinya kami tidak mengabaikan aspek hukum karena selama ini berbagai hukuman yang diterapkan bagi pelaku tidak membuat mereka jera untuk kembali melakukannya,” tegas Rudi. Menurut Rudi terkait program rehabilitasi 100.000 pengguna narkoba yang di keluarkan pemerintah Pusat telah di respon oleh BNNP Provinsi Jawa Barat. Kota Depok telah menetapkan sebanayak 750 orang untuk di rehabilitasi pertahunnya.

Menindak lanjuti Intruksi tersebut Pihaknya sudah memanggil dan mengumpulkan lembaga-lembaga terkait yang bergeraka di bidang Narkoba untuk mensosilisasikan terkait program rehabilitasi. “Semua lembaga itu juga telah sepakat agar sama-sama melakukan rehabilitasi terhadap pengguna dan pemakai narkoba di kota Depok,” tandasnya.


Ia berharap bahwa para pecandu di kota Depok agar tidak takut ketika mengetahui dirinya pecandu Narkoba karena dengan Program rehabilitas ini akan menyelamatakan masa depan mereka. “Pecandu itu memang masa lalunya itu mati atau jelek akan tetapi masa depannya tidak harus mati seperti masa lalunya maka itulah perlunya rehabilitasi dann pembinaan,” ucapnya.

(fur)