Dibaleka II ’Terbakar’, Pengunjung Dievakuasi

ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

POJOKSATU.id, DEPOK – Pengunjung Dibaleka II Balaikota Depok mendadak panik dan berhamburan keluar gedung. Pasalnya, salah satu ruangan di lantai 4 gedung tersebut terbakar dan terdapat satu orang yang terjebak di dalamnya. Beberapa menit kemudian petugas Pemadam Kebakaran tiba di lokasi dan langsung memberikan pertolongan. Alhasil, dalam hitungan menit korban yang terjebak tadi berhasil dievakuasi. Kejadian itu merupakan salah satu rangkaian simulai Damkar, guna memeriahkan HUT Ke16 Kota Depok.

Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Damkar Kota Depok, Yayan Arianto. Menurut Yayan, simulasi tersebut memang digelar dalam rangka HUT Ke-16 Kota Depok. “Diawali adanya kebakaran di lantai 4 gedung Dibaleka II, ada korban jiwa satu. Diturunkan dari lantai empat dan langsung dibawa menggunakan ambulan. Response time dalam simulasi hanya enam menit,” ungkap Yayan kepada Radar Depok, kemarin. Itu diketahui, setelah pihaknya menerima telepon dan meluncur dari Mako ke Balaikota, dengan waktu hanya 6 sampai 7 menit. Kemudian Damkar mengerahkan mobil pompa delapan unit, dari Mako empat unit dan setiap UPT satu.

“Kami juga bawa mobil komando dua, pembuka jalan tiga, ambulan satu, dan mobil inspektur satu. Sedangkan personel yang dikerahkan 42 orang,” papar Yayan. Yayan mengaku, situasinya cepat bisa ditangani seperti kejadian di Mal Margo City beberapa waktu lalu. Yakni kurun waktu (respon time, red) 15 menit api bisa dipadamkan. Atas penghargaan dari Departemen Dalam Negeri (Depdagri) lanjut Yayan, sebagai terbaik pertama seIndonesia dalam penanganan bangunan gedung, dan pemukiman di pencegahan serta penanganannya dengan praktik ini bisa terbukti.

“Hanya saja bila kejadian itu nyata, itu akan kalang kabutnya para personel di gedung bertingkat ini. Hasil penelaahan kami akan berikan rekomendasi pada pimpinan. Kalau lantai 10 itu sudah hampir rata-rata cukup baik,” tandasnya. Namun, yang empat lantai ini masih banyak kekurangan, dan pihaknya akan menyampaikan jangan sampai hal yang tidak diinginkan nanti akan pasif. Menurut Yayan, kasus kebakaran yang telah ditangani Januari hingga Maret 2015 mencapai 44 kejadian, ditambah ada bakar-bakaran di jalur pipa gas. Jadi ada 45 kasus. “Rata-rata terjadi di rumah tinggal, dan penyebabnya konsleting listrik. Hampir dari 44 itu 32 diantaranya konslet, yang lainnya kompor gas meledak, ada yang sembarangan bakar-bakaran,” pungkasnya.


(gun)