Deklarasi Anti Tawuran, Genk Motor dan Narkoba Cegah Pelajar Pamer Kekuatan di Jalan

Deklarasi anti tawuran. Dede

POJOKJABAR.com, CIREBON – Sejak era tahun 90 tradisi tawuran memang sudah ada, dan terus diturunkan kan ke adik – adik kelas, hingga saat ini. Aksi tawuran bukanlah hal baru, hampir setiap hari terjadi pamer senjata tajam di tengah keramaian.


Dalam aksi kekerasan yang dipertontonkan para pelajar di tengah jalan, kerap memakan korban luka maupun meninggal dunia. Ketika pelajar menjadi korban, masyarakat maupun meminta pemerintah maupun pihak kepolisian mulai membenahi mental para pelajar.

Lebih jauh, masalah pelajar mulai bergabung dalam kelompok atau genk motor, di luar jam sekolah. Prilaku tersebut, untuk menunjukan identitas diri dilingkungan pergaulan, hingga akhirnya memakai narkoba.

Menyikapi fenomena tawuran di kalangan pelajar, Polres Cirebon Kota mengambil inisiatif mengelar Deklarasi Serentak Tolak Tawuran Pelajar dan Anti Genk Motor Serta Anti Narkoba di Wilayah Hukum Polres Cirebon Kota, bersama Forkopimda.


Kapolres Cirebon Kota AKBP Fahri Siregar menjelaskan Deklarasi Serentak Tolak Tawuran Pelajar dan Anti Genk Motor Serta Anti Narkoba di Wilayah Hukum Polres Cirebon Kota sebagai bentuk Forkopimda serius menata mental pelajar agar menjahui aksi tawuran, genk motor dan pengaruh narkoba.

“Deklarasi ini sebentuk komitmen kami, untuk memberantas aksi tawuran, genk motor maupun pengaruh narkoba di kalangan pelajar,” kata Fahri Senin (7/2/2022).

Fahri melanjutkan Deklarasi ini juga serentak dilakukan di seluruh sekolah yang berada di wilayah hukum Polres Cirebon Kota. Tindakan nyata dari Deklarasi ini akan ada kegiatan pembinaan penyuluhan kepada para pelajar, sebagai pencegahan dan penanganan tawuran, genk motor dan narkoba yang melibatkan para pelajar.

“Oleh karena, itu kegiatan yang disadari sebagai bentuk interaksi tersebut termasuk pada saat melakukan kegiatan dan kita juga sudah menyiapkan khusus untuk menerima laporan, sehingga masyarakat bisa memberikan informasi kalau nanti ada pelajar yang akan tawuran hingga kita bisa mendapatkan masalah dengan upaya pencegahan,” tuturnya.

Disaat bersamaan, Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis menambahkan Pemerintah Daerah Kota Cirebon, mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada forum koordinasi pimpinan daerah yang mengambil sebuah inisiatif yang sangat luar biasa.

Deklarasi seperti ini Ini adalah sebuah langkah yang sangat produktif ini yang sangat ditunggu-tunggu, upaya mencegah terjadinya kegiatan yang merugikan karena masalah tawuran.

“Itu memang bukan baru sekarang tawuran sering terjadi selama ini kita berupaya ambil tindakan. Tentunya, ke depan bisa ditindaklanjuti untuk bagaimana melakukan pencegahan, bagaimana pemerintah unsur unsur penyelenggara pemerintahan dengan pihak sekolah pihak guru-gurunya termasuk pihak siswa-siswinya ini untuk berperan aktif Bagaimana mengatasi masalah tawuran di Kota Cirebon ini agar bisa diminimalisir bahkan kemudian kita bisa hilangkan,” pungkasnya

(dat/pojokjabar)