DLH Cirebon Angkat Suara Soal Fenomena Alam di Desa Cipanas

Lokasi petilasan yang berada dekat semburan lumpur di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon./Foto: Istimewa

Lokasi petilasan yang berada dekat semburan lumpur di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon./Foto: Istimewa


POJOKJABAR.com, CIREBON– Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon, Deny Nurcahya menambahkan, dari hasil survei yang telah dilakukan, kesimpulan sementara menguat dugaan pada panas bumi.

Deny membenarkan, fenomena alam tersebut tidak tepat disebut semburan lumpur.

Sebab, tidak ada lumpur yang menyembur. Yang terjadi adalah uap keluar dari celah-celah patahan.

“Jadi tidak ada semburan lumpur. Itu uap yang menerobos keluar dari sela batuan ke permukaan,” tuturnya.

Diungkapkan Deny di lokasi memang terlihat seperti semburan.

Hal itu terjadi karena kondisi tanah yang labil, dan lembab. Kemudian setelah terjadi hujan.

Sehingga ketika ada uap yang keluar dari celah batuan, sepintas terlihat seperti semburan lumpur.

“Ini sudah kita cek, dan kalau kemarau katanya tidak ada lumpurnya. Jadi ini bukan semburan lumpur tapi uap,” ungkapnya.

Diketahui, fenomena alam di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, kurang tepat bila disebut semburan lumpur.

Sesungguhnya, itu adalah uap.

Dari informasi yang dihimpun, lebih tepat disebut hembusan uap.

Sebab, kondisi lumpur yang bergejolak tersebut hanya terjadi pada musim hujan.

“Kalau musim panas, ini tidak ada lumpur yang kelihatannya seperti bergejolak. Cuma uap saja yang keluar, bunyinya seperti ban kempes,” kata Kepala Desa Cipanas, Maman Sudirman.

Diungkapkan dia, lumpur yang terlihat bergejolak tersebut hanya terjadi di musim penghujan. Atau setelah hujan turun.

Maman berharap, kajian terhadap fenomena alam tersebut dapat segera dilakukan.

Sehingga dapat diketahui apakah keberadaannya berbahaya atau tidak.

“Kalau tidak berbahaya, tentu ini nanti bisa dikembangkan oleh pemerintah desa dan mohon juga dukungannya dari dinas. Kalau berbahaya, ya perlu ada tindakan juga. Sebaiknya diapakan,” tandas dia. (RC/pojokkarawang)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds