Ini Harapan PRA Luqman Zulkaedin Saat Silaturahmi dengan Syeikh Mamun Abu Samra

Ketua Dewan Masjid Gaza, Palestina, Syeikh Mamun Abu Samra silaturahmi dengan Sultan Sepuh XV, PRA Luqman Zulkaedin di Keraton Kasepuhan, Kota Cirebon./ Foto: Radarcirebon

Ketua Dewan Masjid Gaza, Palestina, Syeikh Mamun Abu Samra silaturahmi dengan Sultan Sepuh XV, PRA Luqman Zulkaedin di Keraton Kasepuhan, Kota Cirebon./ Foto: Radarcirebon


POJOKJABAR.com, CIREBON– Sultan Sepuh XV, PRA Luqman Zulkaedin berharap silaturahmi dengan Ketua Dewan Masjid Gaza, Palestina, Syeikh Mamun Abu Samra di Keraton Kasepuhan, Kota Cirebon, Rabu (26/5/2021), membawa berkah bagi kita semua.

“Alhamdulillah bisa hadir di Cirebon, kami haturkan terima kasih,” kata Luqman saat menerima kunjungan.

Disampaikan dia, apa yang terjadi di Palestina membuat bangsa Indonesia termasuk di Cirebon merasa prihatin.

“Saya merasa sedih, bagaimana saudara-saudara kita di Palestina, secara keji dibombardir Israel,” tuturnya.

Masyarakat Indonesia, kata dia, harus memberi dukungan dan berdoa agar Palestina diberi kekuatan.

“Indonesia dan PBB agar memberikan sanksi kepada Israel yang terus menerus melakukan pendudukan dan penyerangan ke wilayah Palestina,” tandas dia.

Sementara itu, Syekh Mamun Abu Samra mengungkapkan, ada dua tujuan ke Cirebon.

Pertama ingin menjalin silaturahmi dengan bangsa Indonesia, khususnya Cirebon.

Kedua, menyebarkan informasi tentang Palestina kepada warga Indonesia.

“Luar biasa dukungan dari masyarakat Indonesia baik dukungan moril dan dukungan nyata kepada Palestina sangat dirasakan,” katanya, kepada radarcirebon.com, didampingi penerjemah.

Palestina, kata dia, masih dalam kondisi terjajah oleh Israel.

Masih berupaya untuk bebas dan merdeka serta hidup bahagia untuk melangkah ke depan.

Dukungan bangsa Indonesia, diakui Syekh Mamun sangat dirasakan bangsa Palestina.

Sebab, tidak hanya dari materi, tetapi juga secara diplomasi internasional.

Dia pun menekankan bahwa Palestina bukan persoalan muslim saja, tetapi masalah kemanusiaan yang harus mendapatkan perhatian dunia.

Lalu, bagaimana dengan gencatan senjata yang saat ini dilaksanakan?

Syekh Mamun mengungkapkan, sebenarnya bukan gencatan senjata, tapi ini tanda Israel pengecut dan penakut melawan kekuatan kecil, yang bisa menahan laju peperangan bisa melakukan serangan balik.

Bahkan, banyak negara Arab dan dunia takut dengan kekuatan Israel.

“Ketika di lapangan tempur Israel merasa rugi. Mereka mencari celah-celah gencatan senjata. Dan nanti bisa saja dimulai lagi,” tuturnya.

Peperangan ini, kata dia, telah menyebabkan kerugian besar di Israel.

Masyarakat di sana ketakutan untuk bekerja dan secara tidak langsung berpengaruh pada situasi di sana.

Selama di Indonesia, Syekh Mamun Abu Samra dijadwalkan juga akan berkunjung ke Makassar.

Sementara itu, Panglima Laskar Macan Ali Nuswantara, Prabu Diaz mengungkapkan, Syekh Mamun datang ke Indonesia dalam rangka tur kemanusiaan.

Dan ke Kota Cirebon dalam rangka silaturahmi.

“Beliau memohon doa dan restu juga dukungan dari masyarakat Indonesia. Menitipkan salam dari warga Palestina,k” tuturnya.

Panitia, kata Diaz, juga melakukan penggalangan dana untuk Palestina. (RC/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds