Pelaku Akui Tendang Sekali, Polisi: Kalau Geng Motor Tak Ada Ampun, Kita Sikat

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Imron Ernawan saat ekspos pengungkapan pengeroyokan oleh geng motor di Polres Cirebon Kota, Selasa (2/3/2021)./Foto: Rci

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Imron Ernawan saat ekspos pengungkapan pengeroyokan oleh geng motor di Polres Cirebon Kota, Selasa (2/3/2021)./Foto: Rci


POJOKJABAR.com, CIREBON– Kapolres Cirebon Kota, AKBP Imron Ermawan menegaskan bahwa pihaknya mempersilakan adanya komunitas di Kota Cirebon.

Baik itu komunitas motor, mobil dan lainnya. Menurutnya, jangan berbuat pidana atau meresahkan masyarakat.

“Silakan saja komunitas motor, mobil dan lainnya. Kalau sudah mengaku dirinya geng motor atau berandalan bermotor, tidak ada ampun. Kita sikat,” tegasnya.

Kapolres menegaskan, kepolisian berusaha memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

“Kita harus memberikan keamanan pada masyarakat,” tandasnya.

Karenanya, kepada anggota komunitas apapun, agar jangan pernah sekalipun berbuat pidana dan meresahkan masyarakat.

“Silakan komunitas. Tapi kalau geng motor, tidak ada ampun kita sikat,” tegasnya.

Atas tindakan yang dilakukan, pelaku terancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. Sesuai dengan pasal 170 KUHP.

Seperti diketahui, Polres Cirebon Kota menghadirkan 4 pelaku pengeroyokan yang merupakan geng motor saat konvoi di kawasan BAT Kota Cirebon, akhir pekan lalu.

Salah satu pelaku mengaku berasal dari Sindang Laut, Kabupaten Cirebon. Dia turut dalam aksi konvoi berujung anarkis itu.

“Cuma nendang sekali,” kata pelaku tersebut, yang dihadirkan dalam ekspos di Polres Cirebon Kota, Selasa (2/3/2021).

Dia tak mengungkapkan alasan terjadinya keributan di depan Gedung BAT. Namun, dari sejumlah saksi mata menyebutkan bahwa aksi tersebut dilatar belakangi warga yang merekam aktivitas konvoi geng motor.

Mereka tidak terima ada yang merekam sehingga melakukan tindakan pengeroyokan kepada sejumlah orang.

Namun, dari laporan polisi hanya satu orang yang menjadi korban yakni juru parkir.

Dia merekam ada konvoi yang melintas. Hanya karena tidak berkenan direkam, kemudian dilakukan pengeroyokan.

(rci/pojokjabar)

 

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds