Pemkot Cirebon Tambah Kuota 20 Ribu Jiwa BPJS Kesehatan yang Ditanggung oleh Pemerintah

Ilustrasi

Ilustrasi


POJOKJABAR.id, CIREBON – Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, dr H Edy Sugiarto M.Kes menyampaikan, pada tahun ini penambahan kuota kepesertaan BPJS Kesehatan telah ditetapkan.

Penambahan kuota BPJS tersebut diperuntukan bagi warga Kota Cirebon yang iurannya ditanggung oleh APBD.

Edy mengatakan, dalam pelaksanaannya nanti akan melibatkan Komisi III guna mengawasi agar proses berjalan sesuai fungsi.

“Alhamdulillah Pak Wali sudah menerbitkan Kepwal yang mengatur hal itu. Nanti dalam pelaksanaannya juga kita tetap libatkan Komisi III untuk mengawasi sebagaimana fungsinya,” kata Edy.

Dengan adanya penambahan kuota tersebut, maka Kota Cirebon telah berhasil mencapai 100 persen UHC BPJS Kesehatan.

Sementara itu, anggaran yang disediakan demi untuk membiayai program adalah sekitar Rp30,3 miliar.

Anggaran tersebut dialokasikan dalam APBD Kota Cirebon tahun anggaran 2021.

Penambahan kuota ini disesuaikan dengan Kepwal dengan Nomor 400/Kep.47-DINKES/2021 tentang Penetapan Jumlah Penduduk Kota Cirebon yang Didaftarkan Sebagai Peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Berdasarkan Kepwal maka ada 107.248 warga Kota Cirebon yang mendapatkan bantuan, bertambah 20 ribu jiwa dari yang sebelumnya hanya 87.248 warga.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterimakasih atas terbitnya Keputusan Walikota Cirebon yang mengatur penambahan UHC BPJS Kesehatan,” ujar Ketua Komisi III DPRD, dr Tresnawaty SpB.

Dia juga mengungkapkan penambahan kuota tersebut guna mengatasi warga yang sebelumnya belum terdaftar dalam kepesertaan BPJS Kesehatan.

“Penambahan 20 ribu kuota itu untuk mengatasi warga yang belum terdaftar dalam kepesertaan BPJS Kesehatan. Termasuk juga kepesertaan yang menunggak pada kelas 2 dan 3, mereka bisa migrasi menjadi PBI di kelas 3,” ujar Tresna.

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds