Pemkot Cirebon Belanja untuk Operasional Vaksin sampai Rp 4 Miliar

Ilustrasi Vaksin

Ilustrasi Vaksin


POJOKJABAR.id, CIREBON – Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon, Jawa Barat, menyiapkan anggaran sebesar Rp 4 miliar untuk operasional vaksinasi. Pemkot juga masih berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait alokasi anggaran untuk pengadaan vaksinasi.

“Tahap pertama ini kan ada alokasi anggaran Rp 1,3 miliar dari pemerintah pusat, ya yang untuk tenaga kesehatan (nakes). Untuk tahap dua, yang sasarannya masyarakat umum, pelayanan publik, dan lainnya belum ada,” kata Sekda Kota Cirebon Agus Mulyadi.

Agus mengaku masih menunggu kebijakan dari Kemendagri, Kemenkes, Kementerian BUMN dan lainnya terkait alokasi anggaran untuk pengadaan vaksin. “Masih belum ada regulasi, apakah melalui APBD atau bagaimana. Kalau APBD nanti kita rasionalisasi kembali, ya refocusing,” kata Agus.

Agus menambahkan jika pengadaan vaksin harus melalui APBD, maka pemkot akan mendata jumlah masyarakat yang mendapatkan vaksinasi. “Nanti harga vaksin berapa, kemudian dengan jumlah warga yang mendapat dua kali vaksin. Baru terhitung angkanya (anggarannya) berapa,” kata Agus.

“Untuk tahun ini, kita juga sudah siapkan Rp 4 miliar untuk operasional. Ini operaisonal vaksin, belum termasuk pengadaan,” kata Agus menambahkan.

Sebelumnya, Kepala Dinkes Kota Cirebon Edy Sugiarto mengatakan pihaknya mendapatkan jatah 5.000 vaksin pada tahap pertama. “Karena kan besok itu vaksin sudah mulai didistribusikan ke daerah-derah di Jabar. Sekitar 5.000 vaksin untuk Kota Cirebon,” kata Edy.
Edy menerangkan pihaknya memprioritaskan nakes terlebih dahulu. Hingga hari ini tercatat sekitar 3.900 nakes yang telah terdaftar untuk mendapatkan vaksin.

“Kuotanya 5.000. Minggu depan mulai berjalan pemberian vaksin untuk tenaga kesehatan, baik pemerintah maupun swasta. Mereka harus melalui pendaftaran dulu,” kata Edy.

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds