Nyaris Bentrok Pangeran Kuda Putih Deklarasi Menolak Pengangkatan Sultan Kasepuhan

Kedatangan Pangeran Kuda Putih nyaris bentrok. Dede

Kedatangan Pangeran Kuda Putih nyaris bentrok. Dede


POJOKJABAR.com, CIREBON – Polemik siapa yang akan mengantikan posisi Sultan Kasepuhan semakin memanas. Putra Mahkota PR Luqman Zulkaedin yang akan diangkat sebagai Sultan Kasepuhan XV, mendapat penolakan.

Penolakan rencana pengangkatan Putra Mahkota PR Luqman Zulkaedin yang akan dilakukan sesuai prosesi adat pada akhir Agustus 2020 ini, langsung disampaikan Pangeran Kuda Putih alias

Raden Heru Rusyamsyi Arianatareja atau Pangeran Kuda Putih, bersama masa pendukungnya mendatangi Keraton Kasepuhan dan memaksa masuk untuk melakukan deklarasi penolakan atas rencana pelantikan Putra Mahkota PR Luqman Zulkaedin sebagai Sultan Kasepuhan XV Cirebon.

Namun, rencana Pangeran Kuda Putih tersebut mendapat penjagaan ketat dari pihak keraton. Hingga akhirnya deklarasi penolakan di depan gerbang pintu Keraton Kasepuhan.

Saat deklarasi berlangsung, Pangeran Kuda Putih sempat mendapat perlawanan dari sejumlah massa yang ada di dalam keraton.

Raden Heru Rusyamsyi Arianatareja atau Pangeran Kuda Putih mengatakan sebelumnya pihaknya sudah mengirimkan surat sebanyak dua kali. Namun tidak mendapat respon.

“Kedatangan kami untuk bersilahturahmi, surat sudah dua kali kami kirimkan, tapi tidak di gubris jadi kami datang,” paparnya.

Selain itu, pihaknya juga berniat meluruskan sejarah, agar diketahui oleh warga Cirebon.

“Agar masyarakat mengetahui sejarah cirebon yang sebenarnya, dan meluruskan sejarah,” ujarnya

Heru juga meminta hak sebagai keturunan Gusti Sinuhun Sunan Gunung Jati, yang memiliki hak untuk menduduki tahta.

“Kami juga meminta agar sejarah diluruskan, serta mengembalikan hak atas tahta kepada keturunan Sunan Gunung Jati,” kata dia

Walaupun kondisi sempat memanas, petugas kepolisian yang sudah berjaga dari pagi berhasil melerai kedua belah pihak. Akhirnya keluarga Pangeran Kuda Putih meninggalkan lokasi.

(dat/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds