Ratusan Seniman Berunjuk Rasa, Pemkab Cirebon Izinkan Kegiatan Seni Berjalan

Aksi unjuk rasa ratusan pekerja seni di depan Kantor Bupati Cirebon, Jumat (10/7). Bima

Aksi unjuk rasa ratusan pekerja seni di depan Kantor Bupati Cirebon, Jumat (10/7). Bima


POJOKJABAR.com, CIREBON – Ratusan pekerja seni yang tergabung dalam Aliansi Seniman Cirebon (ASC) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Cirebon, Jumat (10/7). Aksi tersebut dilakukan untuk meminta pemerintah kembali mengizinkan kegiatan pentas seni yang hampir lima bulan tidak berjalan.

Menggunakan puluhan kendaraan bak terbuka lengkap dengan sound sistem, para pekerja seni tersebut juga sempat mementaskan tari topeng, sandiwara hingga bernyanyi.

Iis Apita salah satu pekerja seni mengatakan para seniman sudah lima bulan seniman di Cirebon tidak berkegiatan. Selama itu juga, Ia mengaku hanya mengandalkan uang tabungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Sudah lima bulan kami tidak beraktivitas karena pandemi dan kita mengikuti aturan pemerintah. Selama lima bulan sebisa kita melakukan apapun untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, sekarang tabungan sudah habis akhirnya terpaksa kita meminta pengertian dari pemerintah,” kata Iis.

Menanggapi aksi unjuk rasa para seniman tersebut, Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) akhirnya mengeluarkan surat keputusan yang memperbolehkan kembali kegiatan seni dilaksanakan.

Hilmi Riva’i selaku Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Cirebon menegaskan, Bupati Cirebon sudah mengizinkan kegiatan seni boleh dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Alhamdulillah segala harapan yang diinginkan seniman dikabulkan Bupati dan mengizinkan pelaksanaan kegiatan seni namun harus melaksanakan protokol kesehatan yang sudah disiapkan dalam standar operasional prosedur,” ungkap Hilmi.

Menurutnya, sejumlah aturan juga sudah dibuat agar dalam pelaksanannya nanti tidak terjadi kebingungan. Pihaknya juga akan mengirimkan surat tembusan kepada kecamatan dan polsek, terkait keluarnya izin kegiatan para seniman ini.

Sementara itu, Kepala Disbudparpora Hartono mengingatkan kepada para seniman, untuk mengikuti aturan yang ditetapkan oleh pemerintah. Jikapun ada kendala, Ia meminta para seniman untuk langsung berkoordinasi dengan dinas.

“Kita dukung kebijakan bupati ini, dengan cara mengikuti regulasi yang sudah ditetapkan. Kaau ada kendala nanti bisa langsung menghubungi saya, Sekdis atau Kabid Kebudayaan,” tandasnya.

(sep/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds