PCNU Protes Keras Ketua DPRD Hilangkan Kata Khilafah

Logo PCNU. Ist

Logo PCNU. Ist


POJOKJABAR.com, CIREBON – PCNU Kota Cirebon protes keras, terkait penghilangan kata “Khilafah” saat pembacaan ikrar yang dibacakan oleh Ketua DPRD Kota Cirebon Afiati Ama di depan massa pendemo tolak RUU RIP beberapa waktu lalu.

PCNU Kota Cirebon menilai bahwa sebagai pejabat negara dengan mencoret atau menghilangkan kalimat khilafah pada insiden pembacaan ikrar di Gedung DPRD Kota Cirebon. Karena konotasi pencoretan atau menghilangkan kalimat khilafah akan berdampak pada berlawanan dengan hukum.

“Kami PCNU Kota Cirebon menyatakan protes keras pada pejabat yang hadir pada saat itu,” ujar Ketua PCNU Kota Cirebon Kiai M. Yusuf, Jum’at (10/7/2020).

Yusuf mejelaskan, Bahwa Putusan MA Nomor: 27 K/TUN/2OI9. diputus tanggal 14 Februari 2019 yang menyatakan menolak gugatan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) sehingga menguatkan putusan pada pengadilan tingkat pertama dan tingkat Banding.

“Jadi, HTI bertentangan dengan Pasal 59 ayat 4 huruf c Perpu Ormas. Dan Perjuangan HTI terbukti bertentangan dengan Pancasila,” jelasnya.

Yusuf menambahkan, kejadian tersebut menjadi bukti tolak khilafah pada NKRI masih berupa jargon. Patut disayangkan insiden tersebut berada pada wilayah hukum Kota Cirebon.

(dat/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds