Target 22 Ribu Tes Swab, Pemkab Cirebon Siapkan Anggaran 21 Miliar

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Enny Suhaeny. Bima

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Enny Suhaeny. Bima


POJOKJABAR.com, CIREBON – Gubernur Jabar Ridwan Kamil meminta seluruh daerah melakukan tes swab dengan jumlah minimal satu persen dari total penduduk. Itu artinya, jika Kabupaten Cirebon memiliki sekitar 2,2 juta penduduk, pemerintah harus melakukan tes swab terhadap 22 ribu orang.

Dari target tersebut, saat ini Pemerintah Kabupaten Cirebon baru melakukan tes swab terhadap 5 ribu orang atau masih kurang 17 ribu tes swab lagi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Enny Suhaeny mengatakan, selain 5 ribu tes swab yang sudah dilakukan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan RSUD Waled dan Arjawinangun untuk melakukan tes swab.

“Yang dari dinkes sudah 5 ribu awalnya, kurang 17 ribu. Kami sudah koordinasi dengan RS Waled ada 750 alat swab, kemudian RS Arjawinangun 1.850. Jadi kurangnya sisa 14.400,” kata Enny Kamis (9/7).

Enny juga mengatakan, anggaran sebesar Rp 21 miliar sudah disiapkan untuk melaksanakan tes swab massal tersebut. Namun menurutnya saat ini, anggaran tersebut masih menunggu persetujuan dari BKAD.

“Kita sudah hitung dan siapkan anggarannya Rp 21 miliar. Tapi masih menunggu penetapan dari BKAD,” lanjutnya.

Ia juga menegaskan, anggaran tersebut berasal dari anggaran covid sebesar Rp 33,6 miliar yang sebelumnya baru terserap sekitar 24 persen.

Untuk sasaran tes swab sendiri, nantinya akan menyasar sopir angkutan umum, pasar tradisional dan sektor pariwisata. Kemudian pelayanan di pengadilan agama, pengadilan negeri, Samsat dan Kantor Kemenag.

(sep/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds