Dewan Minta Pemkab Cirebon Jamin Perut Masyarakat Terdampak Covid-19

Seorang pegawai melintas di depan Gedung DPRD Kabupaten Cirebon. Ghofar/pojokjabar

Seorang pegawai melintas di depan Gedung DPRD Kabupaten Cirebon. Ghofar/pojokjabar


POJOKJABAR.com, CIREBON– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon harus segera mengeluarkan kebijakan yang memihak pada kebutuhan hidup masyarakat luas yang terdampak Covid 19, dan jangan terlena.

Adanya larangan keluar rumah selama 14 hari sudah menghancurkan perekonomian masyarakat.

Begitu dikatakan Politisi Partai Demokrat Kabupaten Cirebon, Mamat Surahmat, kepada Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (7/4).

“Sendi-sendi perekonomian masyarakat saat ini sudah hancur, bagi masyarakat yang berpenghasilan harian tentu sudah mulai resah karena tidak ada penghasilan. Maka segeralah Pemkab mengambil langkah untuk membantu masyarakat, menjamin perut masyarakat agar tidak lapar dan resah karena kehilangan penghasilan,” katanya.

Bang Leo begitu disapa, mengklaim sebagai salah seorang dewan (Legislator) di DPRD Kabupaten Cirebon tidak bisa tinggal diam dengan kondisi masyarakat yang mulai resah dengan urusan perut.

Pihaknya di Legislatif meminta Kepala Daerah melakukan perubahan anggaran untuk membantu kebutuhan hidup masyarakat dan meminta Pemerintah Pusat mengeluarkan petunjuk teknis agar Dana Desa dipergunakan membantu masyarakat di Desa.

“Urusan perut masyarakat tidak bisa ditunda-tunda, maka kami minta eksekutif dan DPRD melakukan perubahan anggaran untuk membantu perut masyarakat. Selain itu harus ada petunjuk teknis penggunaan Dana Desa untuk dialokasikan untuk Bansos keluarga yang belum menerima Banprov Corona,” tegasnya

Adanya Undang-undang serta sudah keluarnya Perpu PSBB, harus ditandaklajuti oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon agar kebutuhan hidup masyarakat diutamakan untuk menanggulangi rawan pangan terdampak Corona.

“Sekarang ini tidak harus memikirkan pembangunan infrastruktur, tapi berpikir bagaimana membuat kebutuhan masyarakat terpenuhi,” pungkasnya.

(rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds