Puluhan Rumah Warga Terdampak Banjir Aktivitas Lumpuh, Sungai Babadan-Gesik Meluap

BANJIR KIRIMAN: Banjir kiriman akibat meluapnya Sungai Babadan-Gesik./Foto: RC

BANJIR KIRIMAN: Banjir kiriman akibat meluapnya Sungai Babadan-Gesik./Foto: RC


POJOKJABAR.com, CIREBON– Kadus Blok Bandil, Teguh mengatakan, sebagian besar akses jalan yang tertutup akibat banjir kiriman ini, ada di RT 13 dan 14 RW 06 Blok Bandil. Kondisi saat ini, memang masih banjir. Tapi, mulai surut.

“Waktu malam sih sampai menyentuh jalan raya. Untuk kondisi saat ini mulai surut,” singkatnya.

Seperti diketahui, akses jalan pemukiman warga di RT 13 dan 14 RW 06 Blok Bandil, Desa Kalitengah terendam banjir. Pemicunya, Sungai Babadan-Gesik meluap. Aktivitas warga pun lumpuh. Luapan banjir sendiri terjadi pukul 01.40 Minggu dini hari (kemarin).

Dengan ketinggian mencapai 50-60 cm.

Kadiri (38), warga setempat mengatakan, banjir kiriman ini rutin setiap tahun terjadi. Sebab, Sungai Babadan-Gesik meluap. Akibatnya, akses jalan pemukiman terganggu. Bahkan, hektaran sawah terandam. Mengingat, derasnya air mengalir dari arah barat.

“Padahal gak hujan. Apalagi, saat hujan besar. Hujan kecil juga kadang banjir,” kata Kadiri kepada Radar Cirebon saat ditemui di halaman rumahnya, kemarin (16/2).

Akibat banjir kiriman ini, sekiar 65 rumah terdampak. Namun, kondisi saat ini sudah mulai surut. “Kalau waktu semalam, tingginya sampai sepaha orang dewasa ketika berada di jalan pemukiman,” tuturnya.

Dia menyampaikan, saat banjir pun orang desa langsung mengontrol banjir. Untuk mengetahui berapa rumah yang terdampak. “Sekarang sih sudah mending sekitar 30-40 cm, meskipun belum surut 100 persen. Yang pasti, air itu tidak menggenang, melainkan mengalir. Sehingga, dipastikan cepat surut,” imbuhnya.

Senada disampaikan warga lainnya, Sawal (45). Dia mengatakan, akibat banjir kiriman, sawah terendam banjir. Karena sumber air dari luapan sungai Babadan-Gesik itu melintasi area persawahan. Mengingat, pemukiman warga lebih rendah dari pada sawah.

“Jadi, air mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah. Alhasil, luapan Sungai Babadan-Gesik masuk ke jalan-jalan pemukiman warga. Bahkan, ada air yang masuk juga ke pemukiman warga. Tapi, tidak banyak, karena rumah di Blok Bandil fondasi rumahnya tinggi-tinggi,” jelasnya.

 

(RC/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds