Kapolres : Pelaku Perang Gengster Dapat Dikenakan Pasal Berlapis Hukuman Seumur Hidup

Pelaku gengster RPUS saat rilis di halaman Mako Polres Cirebon Kota. Dede

Pelaku gengster RPUS saat rilis di halaman Mako Polres Cirebon Kota. Dede


POJOKJABAR.com, CIREBON – Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy, menegaskan tidak akan memberi keringan hukuman terhadap gengster yang melakukan keributan yang meresahkan masyarakat.

“Saya tekankan jangan harap, mendapat penanguhan penahanan kepada para pelaku gengster, walaupun dibawah umur, akan tetap di proses sesuai hukum yang berlaku,” tutur Roland kepada pojokjabar.com

Roland melanjutkan, tewasnya dua anggota Cirebon Gengster akibat saling menantang geng lainnya yakni Remaja Penggung Untuk Santai (RPUS) di Media Sosial. Walaupun sebelumnya kedua kelompok tersebut tidak pernah berselisih faham.

“Mereka ini tidak pernah berselisih faham, hanya langsung menantang di Medsos, dan diterima tantangannya oleh kelompok lain, jadilah kejadian tersebut,” ujarnya.

Selain itu, Roland juga menyarankan kepada anggota gengster untuk berani satu lawan satu, diatas ring, yang disediakan di halaman Polres Cirebon Kota.

“Kalau mereka berani satu lawan satu, seperti olahraga fisik, tinju, muay thai yang lebih bermanfaat karena ada olahraganya, kami siap menyediakan ring disini, daripada perang di jalan menyebabkan korban jiwa,” paparnya

Senjata tajam jenis clurit yang dipakai untuk menghabisi korban dari geng lain. Dede

Selain itu, Roland juga akan mengenakan pasal berlapis kepada para anggota gengster yang ditangkap, karena sudah menghilangkan nyawa orang lain.

“Senjata tajam sudah disiapkan, ini bisa masuk pasal pembunuhan berencana, maka mereka bisa dikenakan pasal berlapis, pasal 170, pasal 351 dan pembunuhan berencana ancaman hukuman seumur hidup,” pungkasnya

(dat/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds