LPPM Gelar Seminar, Perempuan Harus Memiliki Peranan Publik

Pusat Studi Gender Perempuan dan Anak Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Syekh Nurjati Cirebon. alwi

Pusat Studi Gender Perempuan dan Anak Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Syekh Nurjati Cirebon. alwi


POJOKJABAR.com, CIREBON– Peran perempuan saat ini harus mengikuti perkembangan zaman. Selain itu perempuan juga harus memiliki peranan publik guna bisa disetarakan eksistensinya dengan laki-laki. Sebab peranan perempuan abad ini sangat diperlukan.

Alasan tersebut membuat Pusat Studi Gender Perempuan dan Anak Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar seminar peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat di gedung rektorat, Selasa (26/11/2019).

Ketua LPPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon H Ahmad Yani mengungkapkan penting diselenggarakan seminar tersebut agar bisa memberi pemahaman dan pengetahuan kepada para peserta yang didominasi perempuan aktivis tersebut.

“Total ada 120 aktivis perempuan dari berbagai lembaga yang kita undang dalam seminar ini, kita sharing bagaimana peran perempuan dalam ranah domestik atau keluarga serta peran perempuan di ranah publik,” ungkap Yani.

Ia menambahkan, harus ada penguatan peran perempuan terutama mengisi pembangunan berkelanjutan di Indonesia yang dikenal dengan
Sustainable Development Goals (SDGs).

“Baik di ranah domestik maupun publik, peran perempuan harus kuat terutama untuk mengisi pembangunan berkelanjutan tersebut,” katanya.

SDGs sendiri, merupakan suatu rencana aksi global yang disepakati pemimpin dunia, termasuk Indonesia, guna mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan. SDGs berisi 17 tujuan dan 169 target yang diharapkan dapat dicapai pada tahun 2030, yang salah satu bidangnya adalah kesetaraan gender.

“Dengan cara seperti ini, sehingga benar-benar peran perempuan akan berdampak dan sesuai dgn perkembangan saat ini,” pungkasnya.

(alw/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds