Dua Pemuda Penganguran Diringkus Polisi Satu Melarikan Diri

Barang bukti, batu yang dipakai pelaku pengeroyokan. Dede

Barang bukti, batu yang dipakai pelaku pengeroyokan. Dede

POJOKJABAR.com, CIREBON – Dua pemuda penganguran diringkus, pihak kepolisian, lantaran melakukan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap anggota Polri Sat Sabhara Polres Cirebon Kota.

Dua pelaku pengeroyokan MM (25), AN (33) berhasil diringkus tanpa perlawanan, sementara satu pelaku (25) berhasil melarikan diri, dan kini dalam pengejaran petugas kepolisian.

Dari informasi yang dihimpun pojokjabar.com, saat itu korban yang merupakan anggota kepolisian Sat Sabhara Polres Cirebon Kota, melintas di perlintasan rel kereta api Desa Suci Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon.

Tiba – tiba, korban diteriaki kata – kata kasar oleh pelaku yang sedang berkumpul di sekitar perlintasan rel, kemudian korban berhenti dan menghampiri para pelaku, untuk menanyakan maksud pelaku berkata kasar.

Selanjutnya terjadi adu mulut antara korban dan pelaku yang berlanjut pemukulan dengan mengunakan batu. Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka memar di kepala bagian belakang, luka memar dibagian pipi sebelah kiri dan luka bibir dibagian dalam sebelah kiri.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy membenarkan kejadian tersebut, anggotanya ada yang mengalami tindakan pengeroyokan saat melintas di perlintasan kereta Mundu.

“Awalnya diteriaki kata – kata kasar, kemudian anggota berhenti dan terjadi cekcok mulut yang berlanjut pengeroyokan,” tutur Roland Sabtu (9/11/2019)

Roland melanjutkan dari hasil laporan korban, dua pemuda berhasil diamankan, sementara satu pelaku melarikan diri.

Sementara pihak kepolisian mengamankan barang butki berupa empat buah batu berukuran 10cm yang dipakai untuk memukul korban dan para pelaku diancam pasal 170 dan atau 351 KUH-Pidana dengan ancaman hukuman penjara 5 Tahun 6 Bulan.

(dat/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds