Pemkot Cirebon Bersama Polres Cirebon Kota Evakuasi ODGJ

Petugas kepolisian saat melakukan evakuasi ODGJ. Dede

Petugas kepolisian saat melakukan evakuasi ODGJ. Dede


POJOKJABAR. com, CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon dengan di dampingi Polres Cirebon Kota, mengadakan kegiatan pelayanan kesehatan jiwa dan evakuasi Orang Dengan Ganguan Jiwa (ODGJ) Kota dalam mendukung Kota Cirebon bebas pasung 2019.

Pelayanan pemeriksaan penyandang ODGJ berlangsung di Ruang Griya Sawala Gedung DPRD Kota Cirebon Jalan Siliwangi Kota Cirebon dengan bekerjasama dengan pihak Rumah sakit Marzuki Mahdi (RSMM) Kabupaten Bogor dengan pemerintah Kota Cirebon.

Wakil Walikota Cirebon Eti Herawati mengatakan sudah menjadi kewajiban Pemerintah Kota Cirebon dalam menangani permasalah sosial, salah satunya penanganan warga dengan ODGJ.

“Kami berterima kasih kepada Rumah Sakit Marzuki Mahdi Bogor yang sangat luar biasa perhatian hanya terhadap Kota Cirebon, dalam penanganan kesehatan penyandang ODGJ,” tutur Eti Selasa (29/10/2019).

Eti menambahkan hal tersebut merupakan sebuah komitmen untuk melanjutkan kewajiban pemerintah kota dan rumah sakit dari Kementerian Kesehatan yang sama-sama akhirnya menjadi sebuah kewajiban kita bersama.

“Mudah-mudahan semua temen-temen yang sudah bekerja keras terutama dr, DPRD Kota Cirebon, bisa mengatasi persoalan sosial yang ada di Kota Cirebon,” paparnya

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon dr. Edi Sugianto menambahkan dalam pelayanan menanangani penyandang ODGJ sudah bisa melalui BPJS aktif. Selain itu, pihaknya juga memerlukan bantuan tenaga medis 10 sampai 15 personil Rumah Sakit Gunung Jati dan Puskesmas untuk penanganan ODGJ.

“Setelah sekitar 30 hari, apabila sudah stabil nanti bisa rujuk balik lagi. Mereka bisa stabil bisa seperti kehidupan sediakala yang mana mereka bisa makan dan minum lebih nyaman seperti biasa, dengan terapi dari dokter spesialis jiwa,” tuturnya.

Disaat bersamaan Kepala RS Marzuki Mahdi dr Yudi menambahkan sangat apresiasi terhadap pelayanan kesehatan jiwa yang difasilitasi langsung oleh pemerintah kota Cirebon.

“Setelah sekian lama kita berkoordinasi hari ini ternyata bisa diselenggarakan pelayanan kesehatan jiwa masyarakat dan evaluasi se kota Cirebon,” katanya.

dr Yudi melanjutkan Rumah Sakit Marzuki Mahdi merupakan Rumah Sakit berada di bawah Kementerian Kesehatan Jadi bukan Rumah Sakit serta milik Pemerintah Daerah Kota Bogor.

“Walaupun kedudukannya memang sudah 137 tahun yang lalu berdiri sejak zaman Belanda tepatnya tahun 82 sudah berkali-kali ganti nama dulu namanya Rumah Sakit Cilendek Bogor, Rumah Sakit Jiwa pusat Bogor, terakhir Rumah Sakit Dokter Haji Marzuki Mahdi. itu diambil dari nama Direktur pertama,” pungkasnya.

Sementara Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy melalui Kapolsek Utbar Kompol Ali Masar mengatakan Bhabinkamtibmas di setiap kelurahan selalu memberikan infromasi dinas kesehatan bila ditemukan ada warga yang menderita ODGJ, terlebih sampai ada yang dipasung, untuk segera mendapat penanganan medis.

“Kami selalu berikan informasi ke dinas kesehatan bila ada warga ODGJ, kami siap memberikan pendampingan saar evakuasi yang dilakukan dinkes,” ujar Ali

Dari informasi yang dihimpun kapasitas RS sekitar 500 kamar, di Jawa Barat untuk bisa memfasilitasi rumah sakit rumah sakit jiwa nasional punya beberapa SDM, spesialistik nya adalah kegiatan dokter spesialis jiwa ada sekitar 20 dr.

(dat/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds

ilustrasi-miras

MPR RI Blak-blakan Soal Perpes Miras

Jadi, demi melindungi seluruh rakyat Indonesia, sebagaimana perintah konstitusi, dan untuk kemaslahatan terbesar bagi rakyat dan NKRI, juga sesuai dengan …