Ketua DPRD : PDAM Tidak Sehat Jangan Ditutup – Tutupi

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Much Luthfi. Dede

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Much Luthfi. Dede


POJOKJABAR.com CIREBON – Polemik untung rugi perusahan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PDAM Tirta Jati Kabupaten Cirebon, terus menjadi bola panas.

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon M. Luthfi mengatakan, kondisi PDAM Tirta Jati sudah tidak sehat, untuk menjadi bagian pemasukan perekonomian Kabupaten Cirebon.

Pendapat pria berkacamata ini bukan tanpa alasan, PDAM tidak memiliki rencana bisnis yang jelas dan menjadikan pendapatan PDAM dan biaya operasional tidak seimbang.

“Mungkin karena tidak mempunyai rencana bisnis yang jelas, membuat PDAM tidak sehat, apalagi biaya operasional yang dikeluarkan tidak seimbang,” ucap Luthfi.

Luthfi menambahkan, ketidak seimbangan pendapatan dengan pengeluaran PDAM sangat jelas, dan perlu dievaluasi, jangan malah pihak PDAM menutup – nutupi bila terjadi permasalahan, agar legislative dapat membantu menyelesailan persoalan di Kabupaten Cirebon.

“Kami mau peran lebih dari BUMD, kalau BUMD sehat dapat memberikan manfaat untuk masyarakat kabupaten. Servise ke masyarakat harus baik. Kemudian sehat. Yakni pendapatan dan pengeluaran harus seimbang. Ketika tidak seimbang, ini masalah,” tuturnya (29/10/2019)

Ditempat terpisah Direktur PDAM Tirta Jati Suharyadi menegaskan keadaan saat ini PDAM dalam kondisi sehat dan setiap tahunnya selalu surpluse.

“Tidak pernah rugi. Setiap tahunnya selalu surpluse. Salah besar ketika muncul anggapan PDAM tidak sehat,” ujarnya

(dat/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds