Belum Maksimal, Begini Kondisi Wisata Mangrove di Cirebon

Iliustrasi mangrove

Iliustrasi mangrove


POJOKJABAR.com, CIREBON–¬†Masyarakat di Desa Ender, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, mulai merasakan¬†pesat industrialisasi di kawasan Pantai Utara (Pantura) Cirebon,

Menurut Iwan Sovwan (42), yang menjadi calon petahana Kepala Desa Ender, mengakui ada satu potensi yang menjanjikan di pesisir pantai yang belum dimanfaatkan secara maksimal.

Padahal jika dikelola secara sungguh-sungguh sangat berpotensi sebagai salah satu destinasi wisata mangrove di Kabupaten Cirebon.

“Kami memiliki 2 Kilometer lebih panjang pantai yang berpotensi sebagai kawasan wisata mangrove, namun minim perhatian dari Pemerintah Pusat maupun Daerah, sehingga kami tergerak untuk mengembangkan kawasan di pesisir tersebut,” kata Iwan saat ditemui paska Pawai Pilkades, Minggu (20/10).

Dari 2 kilometer panjang pesisir pantai masih ada kawasan yang perlu sentuhan serius jika ingin menjadikan obyek wisata mangrove. Sehingga pihaknya menyampaikan pada Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon maupun Pemerintah Pusat agar ikut berberan aktif menjaga kelestarian hutan mangrove yang ada di pesisir pantai Cirebon.

“Kami sadari wilayah kami masuk zona industri, maka dari itu, sebelum kami menjadikan kawasan di pesisir tersebut, kami coba berkunsultasi dengan pihak terkait, dalam hal ini Dinas PUPR Kabupaten Cirebon, bahkan kami juga sudah melaporkan pada Pemerintah Pusat, agar ada perhatian serius pada ekosistem hutan mangrove di pesisir Cirebon,” ujar Calon Kepala Desa Ender.

Iwan berharap, ke depan pihak Pemerintah Desa, melalui Dana Desa bisa mengembangkan kawasan sepanjang pesisir dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), sebagai obyek wisata mangrove yang dapat memberikan kontribusi. Tidak hanya sebagai Pendapatan Asli Desa, namun juga sebagai kawasan yang akan meningkatkan perekonomian masyarakat Ender khususnya juga masyarakat Kabupaten Cirebon dengan kunjungan wisatawan.

“Ke depan kawasan mangrove harus dikelola oleh BUMDes, agar dalam perjalanannya dapat memberikan kontribusi pada peningkatan perekonomian masyarakat di sini, selain itu potensi yang kami miliki merupakan aset Kabupaten Cirebon,” demikian Iwan.

(gan/rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds