Jelang Pemilihan Calon Kuwu Deklarasi Pilwu Damai

Deklarasi damai Pilwu serentak di Kabupaten Cirebon. Dede

Deklarasi damai Pilwu serentak di Kabupaten Cirebon. Dede


POJOKJABAR.com, CIREBON – Jelang Pemilihan Kuwu (Pilwu) serentak 2019, ribuan warga Kabupaten Cirebon padati gedung conventional hall Universitas Muhammadiyah Cirebon ikuti deklarasi Pilwu damai Rabu (16/10/2019)

Deklarasi yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon, diikuti seluruh calon kuwu dari 177 desa serta pendukungnya. Untuk menyatukan tekad semua komponen Pilwu se Kabupaten Cirebon menciptakan suasana aman dan damai.

Bupati Cirebon Imron Rosyadi mengatakan Pilwu di Cirebon sudah menjadi budaya dan sejarah, dalam perjalanannya pemilihan kuwu di desa sudah ada sebelum abad ke 14.

Imron juga menegaskan dalam Pilwu serentak tidak menghalalkan segala cara, terlebih di era ketebukaan informasi, dapat dengan mudah menyebar berita hoax dalam melawan pesaingnya, cara tersebut dapat bersentuhan dengan hukun.

“Marilah bersaing secara sehat. Jangan sampai beda pilihan dapat memecah belah persaudaraan, bersama – sama berkomitmen menciptakan kondisi kondusif,” ujar Imron

Sementara Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto mengatakan aura Pilwu amat terasa sampai kesudut-sudut desa, sehingga mempunyai kerawanan yang cukup tinggi. Selain itu, terkait terorisme meminta bantuan kepada calon kuwu untuk memerangi faham – faham radikal

“Faham radikal tidak boleh tumbuh, berkembang di masyarakat dan apa bila terpilih menjadi kuwu, harus membantu memberantas faham-radikal,” tutur Suhermanto

Foto bersama usai menandatangani deklarasi Pilwu damai. Dede

Foto bersama usai menandatangani deklarasi Pilwu damai. Dede

Disaat bersamaan Kapolresta Cirebon AKBP Roland Ronaldy menambahkan, deklarasi damai merupakan komitmen bersama calon kuwu agar pelaksaan tetap damai, dan jangan mudah terprovokasi, apalagi menjadi provokator.

“Deklarasi Pilwu damai, merupakan komitemen bersama menjaga Cirebon aman, damai, dan masyarakat jangan mudah terprovokasi apalagi menjadi provokator, ini sangat membahayakan,” kata Roland.

Peserta yang hadir secara bersama-sama membacakan deklarasi Pilwu aman, damai dan kondusif. Pilwu serentak akan berlangsung pada 27 Oktober 2019.

(dat/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds