UMC Ditunjuk Jadi Tempat Pelaksanaan Seleksi Akademis

Para ketua panitia pemilihan Kuwu dan kepala DPMD melangsungkan rapat pelaksanaan seleksi akademis di Aula DPMD. Ghofar/pojokjabar

Para ketua panitia pemilihan Kuwu dan kepala DPMD melangsungkan rapat pelaksanaan seleksi akademis di Aula DPMD. Ghofar/pojokjabar

POJOKJABAR.com, CIREBON – Menindaklanjuti hasil rapat minggu lalu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cirebon kembali kembali mengumpulkan para ketua panitia pilwu di Aula DPMD, Jumat (20/9/2019).

Kepala Bidang Pemerintahan Desa pada DPMD Kabupaten Cirebon, Nanan Abdul Manan menyampaikan para ketua-ketua panitia pilwu yang desanya bakal mengikuti seleksi akademis telah menyepakati bahwa tempat pelaksanaan seleksi akademis yaitu Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC).

“Kenapa ditunjuk UMC, karena sudah berpengalaman pada tahun 2017 lalu pelaksanaan seleksi akademis berhasil, aman dan kondusif,” kata Nanan kepada wartawan.

Dan, lanjut Nanan, peserta yang bakal mengikuti seleksi akademis ini berkurang dari 14 Desa menjadi 13 Desa, karena Desa Gombang Kecamatan Plumbon satu bakal calon kuwunya telah mengundurkan diri.

“Gombang dari enam mundur satu. Secara otomatis kalau lima calon sudah memenuhi, jadi Desa Gombang tidak ikut dalam seleksi akademis. Totalnya hingga saat ini menjadi 98 peserta bakal calon kuwu dari 13 Desa 10 Kecamatan,” kata Nanan.

Lebih lanjut disampaikan Nanan, untuk pelaksanaan seleksi akademis, jadwal sesuai dengan SK bupati pelaksanaannya tanggal 28 September.

“Usai pelaksanaan seleksi akademis, UMC langsung menyerahkan kepada tim fasilitasi tingkat Kabupaten lalu pada saat itu juga diserahkan kepada panitia tingkat desa disaksikan muspika dan BPD,” ujarnya.

Untuk pengumuman sendiri, masih dikatakan Nanan, setelah panitia mendapatkan hasil seleksi akademis maka akan ditindaklanjuti di tingkat Kecamatan bersama Muspika dan bakal calon menyepakati kapan akan di umumkan hasil seleksi akademis tersebut.

“Yang di umumkan bukan rangking ya, tapi skoring, karena pengumuman penetapan dari bakal calon menjadi calon itu sesuai dalam jadwal SK bupati pada tanggal 30 September,” tandasnya.

(gfr/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds