Uu Ruzhanul Ulum Ungkap Dampak Segitiga Rebana

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum

POJOKJABAR.com, CIREBON– Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum menuatakan, bahwa inovasi adalah syarat utama pembangunan saat ini, termasuk bagi Kota Cirebon yang berulang tahun ke-650 pada 1 September.

Pasalnya, inovasi diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menunjang peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Selain itu, kata Uu, kolaborasi antara pemerintahan dan pelaku pembangunan juga penting demi menunjang eksplorasi potensi dan peluang, serta menjawab berbagai permasalahan dan tantangan pembangunan.

“Digitalisasi juga penting, contohnya banyak program-program Jabar yang kini hubungannya dengan teknologi,” ucap Uu, saat menghadiri Rapat Paripurna Istimewa Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-650 Kota Cirebon di Ruang Rapat Griya Sawala DPRD Kota Cirebon, Minggu (1/9).

“Juga kolaborasi, kebersamaan, apalah artinya Provinsi Jawa Barat tanpa ada kebersamaan 27 kota/kabupaten di dalamnya,” tambahnya.

Bertepatan di hari jadi Kota Cirebon, Uu pun berharap, bahwa Kota Udang dan sekitarnya ini akan menjadi pusat perekonomian Jawa Barat di masa depan.

Terutama disokong proyek pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Segitiga Rebana yang mencakup wilayah Cirebon, Patimban (Subang), dan Kertajati (Majalengka).

“Dampak Segitiga Rebana tentu akan dirasakan juga oleh daerah di Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan),” ungkapnya.

Uu juga mengimbau, masyarakat dan jajaran pemerintah Kota Cirebon dan sekitarnya untuk siap menjalankan inovasi bersama Pemprov Jabar. Salah satunya dengan gencar promosi menarik bagi investor.

“Semoga Kota Cirebon semakin maju dalam bidang pemerintahan, infrastruktur, hingga sosial, sehingga bisa bersinergi dengan misi Pemdaprov Jawa Barat yaitu Jabar Juara Lahir Batin,” katanya.

Selain itu, Uu berpesan agar masyarakat Cirebon juga Jawa Barat tetap semangat menjaga persatuan dan kerukunan karena keduanya adalah aset terbesar sebuah bangsa.

Jika persatuan dan kesatuan terwujud, kata Uu, proses pembangunan dapat berjalan sesuai dengan rencana.

“Kami mendoakan mudah-mudahan masyarakat Cirebon dan pemerintahannya lebih maju, tingkatkan persatuan dan kesatuan, itulah (cara) kita memiliki kekuatan,” tandasnya.

(yud/rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds