Cirebon Menuju Halal, Pemkab Gandeng IAIN Syekh Nurjati Tangani Kehalalan Produk

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon Dr H Sumanta M.Ag (tengah) saat menandatangani naskah kerjasama. Alwi/pojokjabar

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon Dr H Sumanta M.Ag (tengah) saat menandatangani naskah kerjasama. Alwi/pojokjabar

POJOKJABAR.com, CIREBON – Pemerintah Kabupaten Cirebon hari ini menjalin penandatangan kerjasama Cirebon Menuju Halal dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon di sentra Batik Trusmi, Desa Weru Lor, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Sabtu (24/8/2019).

Dalam penandatanganan tersebut pihak IAIN resmi dijadikan sebuah lembaga dengan memiliki otoritas sertifikasi dalam menentukan kehalalan suatu produk di miliki sebuah perusahaan, tersebar di wilayah Kabupaten Cirebon.

Suatu lembaga dengan nama Badan Penyelenggara Jaminan Halal (BPJH) tersebut IAIN Syekh Nurjati Cirebon berhak melakukan penilaian baik makanan juga minuman, obat-obatan, atau pun kosmetik. 11 orang auditor sudah disiapkan IAIN menuju BPJH.

“Dengan proses sertifikat tersebut maka kita telah memberikan proteksi terhadap produk-produk yang beredar di Kabupaten Cirebon,” kata Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag, usai menandatangani naskah kerjasama.

Sementara itu, Plt Bupati Cirebon, H Imron Rosyadi, pihaknya menilai Kabupaten Cirebon dikenal banyak memproduksi makanan dan minuman. Untuk itu sebagai lembaga tinggi berbasis agama, IAIN diharapkan mampu berkontribusi untuk masyarakat.

“Tuntutan konsumen saat ini cerdas-cerdas, hanya yang bersertifikasi halal yang akan mampu meningkatkan daya saing. Maka, saya sangat senang bisa ada kerjasama dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebagai lembaga pemeriksa halal,” tutur Imron.

(alw/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds