Gelar FGD, LPM IAIN Syekh Nurjati Cari Potensi Keilmuan Mahasiswa Berbasis Keislaman

LPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon saat menggelar FGD di gedung Pascasarjana Jalan Perjuangan Kota Cirebon. Alwi/pojokjabar

LPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon saat menggelar FGD di gedung Pascasarjana Jalan Perjuangan Kota Cirebon. Alwi/pojokjabar

POJOKJABAR.com, CIREBON – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar Forum Group Discustion (FGD) di lantai III gedung Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati, Jalan Perjuangan, Kota Cirebon, Rabu (14/8/2019).

Kegiatan yang berlangsung sejak kemarin itu membahas model integrasi keilmuan yang akan diterapkan sebagai metode pembelajaran di kampus, sebagai upaya membentuk karakter mahasiswa berakhlakul karimah dan mempunyai bekal baik di dunia, maupun akherat.

Ketua LPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Kartimi M.Pd, menjelaskan FGD tersebut sudah dimulai dilaksanakan 2011 lalu. Digelarnya FGD juga kata Kartimi menggali potensi mahasiswa terhadap tantangan zaman dan bisa menyesuaikan keadaan.

“Untuk menerapkan metode ini kita sudah mulai dari 2011 lalu. Jadi kami berusaha menciptakan sosok dari mahasiswa IAIN yang berakhlakul karimah. Kita menggali untuk menciptakan sosok dan modelnya,” jelas Kartimi di sela-sela kegiatan.

Selain itu, ujar dia, sebelum dilaksanakan FGD LPM melakukan study banding dulu kepada kampus-kampus ternama. Tujuan dari itu ujar Kartimi agar bisa menemukan suatu permasalahan keilmuan yang bisa diimplementasikan lewat kurikulum dan mata kuliah.

“Insya Allah tanggal 20 Agustus mendatang kami akan melakukan uji publik. Hasilnya nanti akan dibawa ke Senat, kemudian persetujuan rektor kemudian baru bisa diterapkan. Semoga melalui kegiatan ini semua kurikulum dapat terintegrasi dengan keislaman,” pungkasnya. 

(alw/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds