Sepuluh Tahun Jadi TKI Tak Ada Kabar, Keluarga Patona Kehilangan Kontak

Tawi memperlihatkan foto anaknya yang sepuluh tahun tidak ada kabar. Ghofar/pojokjabar

Tawi memperlihatkan foto anaknya yang sepuluh tahun tidak ada kabar. Ghofar/pojokjabar

POJOKJABAR.com, CIREBON – Nasib seorang warga bernama Patona binti Warnata (26) asal Desa Pegagan Lor RT 01 RW 01, Blok Karang Baru, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) melalui PT TKI di negara Jordania tak ada kabarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Pojokjabar.com, berawal pada tahun 2009 Patona berangkat menjadi TKW melalui sponsor.

Kemudian sejak berangkat menjadi TKI hingga sampai sekarang sudah 10 tahun belum pulang ke kampung halamannya.

Patona binti Warnata (26) TKI asal Desa Pegagan Lor Kecamatan Kapetakan Kabupaten Cirebon. Ist/pojokjabar

Patona binti Warnata (26) TKI asal Desa Pegagan Lor Kecamatan Kapetakan Kabupaten Cirebon. Ist/pojokjabar

Menurut Tawi (50) orang tua Patona menceritakan, anaknya yang bernama Patona berangkat kerja di negara Jordania pada tahun 2009 melalui PT TKI, sudah 10 tahun tidak pernah pulang ke rumah.

“Pada saat satu tahun. Tahun 2017 sering komunikasi dengan saya, dan masih sering ngirim gaji, kemudian dari tahun 2017 hingga sekarang tidak ada komunikasi lagi,” ujarnya kepada Pojokjabar.com, Selasa (13/8/3019).

Menurutnya, ia sudah menghubungi anaknya, namun susah padahal telponya aktif tapi tidak pernah di angkat. “Pernah saya tanyain sama anak saya, dia malah jawab katanya perpanjang kontrak kata anak saya,” ungkapnya.

Tawi mengharapkan anaknya pulang ke kampung halaman dan dapat berkumpul dengan keluarga kembali. Karena sudah 10 tahun belum pernah pulang.

“Saya sudah meminta bantuan melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cirebon waktu tahun 2018. Namun alhasil sampai sekarang belum ada respon,” ujar Tawi.

Diakhir, Tawi menambahkan, waktu itu gaji pertama Patona yang dikirimkan ke dirinya Rp. 1.100.000 dan kirim cuman hanya tiga bulan.

“Sejak tahun 2017 hingga sekarang belum pernah kirim lagi,” tukasnya.

 

(gfr/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds