Video Detik-detik Pembalap Lewati Area Penjual Mie Ayam Bakso di Tegal

Pembalap motor melintas di area penjual mie ayam bakso./Foto: Istimewa

Pembalap motor melintas di area penjual mie ayam bakso./Foto: Istimewa


POJOKJABAR.com, CIREBON– Video sosok penjual mie ayam bakso di area lintasan ajang balap motor Roadrace Tegal 2019 beredar luas di media sosial.

Video berdurasi sekitar 16 detik itu diduga direkam oleh salah satu pembeli mie ayam tersebut.

Pada video terlihat perekam tengah duduk di dekat meja makan. Terlihat sekilas di depannya ada mie ayam bakso yamg siap disantap.

Kemudian, perekam terlihat menggerakkan kamera dan memperlihatkan aktivitas penjual mie ayam bakso tersebut yang tengah sibuk mengurusi dagangannya.

Terlihat ada sosok seorang pria dan seorang perempuan berhijab di sana tengah beraktivitas.

Pembalap motor melintas di area penjual mie ayam bakso

Pembalap motor melintas di area penjual mie ayam bakso./Foto: Istimewa

 

Tak lama berselang, 2 motor balap tengah melaju melewati area tersebut dan terekam jelas di video.

Kemudian menyusul satu motor laju melewati area tersebut dengan laju yang sangat kencang.

Kamera pun memperlihatkan kembali akitivitas penjual itu yang tampak ‘biasa saja’.

Kemudian, sekilas kembali terlihat mie siap santap yang ada di depan perekam.

Tak lama berselang kembali, seorang pembalap kembali terlihat tengah melaju di area balap motor.

 

Ketika Pojokjabar.com mengkonfirmasi salah satu pembalap asal Kota Cirebon, Wahyu Raharjo, yang mengikuti lomba balap di Tegal, ia mengakui keberadaan pedagang itu.

“Ya, ada tukang bakso,” akunya kepada Pojokjabar.com saat dihubungi, Selasa (30/7/2019) pagi.

Baginya sebagai seorang pembalap, meskipun kondisi seperti demikian, ia harus tetap berkonsentrasi pada ajang balapan yang tengah berlangsung.

“Yang jelas pembalap mah tetep fokus sama balap,” tambahnya.

Pembalap motor melintas di area penjual mie ayam bakso

Pembalap motor melintas di area penjual mie ayam bakso./Foto: Istimewa

 

Menurutnya, soal penjual itu, sudah diatur oleh pihak panitia.

“Kalo masalah yang jualan udah ada yang ngatur dari panitia,” tandasnya.

Sementara, menurut salah seorang warga sebagai penikmat ajang balap motor, Didik menyatakan, banyak hal yang sering dilanggar pihak penyelenggara balap motor di Indonesia pada penyelenggaraan ajang tersebut.

“Banyak yang dilanggar kalo di race di Indo,” tandasnya singkat.

Dilansir dari radartegal.com, Penjaga malam Rumdin, Kastolani, Senin (29/7) mengatakan, hingga pukul 13.57 WIB, empat tong masih penuh dengan tumpukan sampah dan belum diambil oleh petugas.

Juga ada beberapa tumpukan sampah lainnya yang ada di depan rumah dinas. Bahkan di jalan raya dan Gedung Korpri, masih berserakan sampah di sana.

Pembalap asal Kota Cirebon Wahyu Raharjo

Pembalap asal Kota Cirebon Wahyu Raharjo saat berada di lokasi Roadrace Tegal./Foto: Istimewa

 

“Saya kurang tahu itu tanggung jawabnya siapa. Tapi rasanya tidak baik, di depan rumah dinas sekda dan ketua dewan menumpuk tumpukan sampah. Kalau ada tamu dari luar kota nanti bagaimana,” katanya.

Lebih baik, tambah Kastolani, dinas yang menangani sampah segera mengambil dan membuang di tempat pembuangan sampah. Dari pada menjadi sorotan masyarakat yang melintas di sini, karena dipandang kurang enak. Kalau terlalu lama, di khawatirkan akan mengeluarkan bau tidak sedap di depan rumah dinas.

“Tolonglah dibersihkan saja semua, mulai dari Gedung Korpri, jalan raya sampai rumah dinas. Supaya sekitar rumah dinas tetap bersih seperti semula. Tidak seperti saat ini terkesan kurang baik,” tambahnya.

(mar/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds