Pangeran Patih Sepuh Kesultanan Kanoman Cirebon Tutup Usia

Suasana duka di Keraton Kanoman. Indra/pojokjabar

Suasana duka di Keraton Kanoman. Indra/pojokjabar


POJOKJABAR.com, CIREBON – Innalillaahi wainnailaihi roojiuun, salah seorang tokoh panutan masyarakat Cirebon yaitu Pangeran Raja Muhammad Imamudin atau dikenal dengan nama Pangeran Patih Sepuh Kesultanan Kanoman Cirebon tutup usia.

Pangeran Patih Sepuh Kesultanan Kanoman Cirebon mangkat sekitar pukul 15.45 WIB, Jumat (19/7/2019) di RS Pertamina Klayan Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon.

Salah satu fenomena alam di atas langit Kota Cirebon mendadak mendung padahal sedang musim kemarau dengan hembusan angin kencang, saat memasuki gerbang Keraton Kanoman, masyarakat yang hendak melayat ke rumah duka di Bangsal Jinem nampak mengantri disambut abdi dalem keraton Kanoman Cirebon.

Memasuki halaman keraton Kanoman, nampak berjejer karangan bunga ucapan berbela sungkawa untuk Pangeran Patih Kesultanan Kanoman Cirebon dari berbagai lapisan masyarakat Cirebon, baik dari Kepala Daerah dan Kepala Dinas di Pemerintahan Daerah Kota Cirebon serta para pimpinan perusahaan di wilayah Ciayumajakuning.

Prosesi pemandian jenazah Pangeran Patih Kesultanan Kanoman dilakukan di area Langgar Alit sebelah utara Bangasal Jinem komplek Keraton Kanoman Cirebon.

Menurut Radian (47) seorang abdi dalem Keraton Kanoman Cirebon menuturkan, kepergian Pangeran Patih Kesultanan Kanoman Cirebon membuat seluruh abdi dalem merasa sedih dan kehilangan sosok panutan.

“Kami sangat kehilangan sosok panutan, beliau selalu memberikan wejangan agar para abdi dalem bisa berlaku baik dan menjadi suri tauladan bagi masyarakat Cirebon khususnya maupun di nusantara umumya,“ ujar Radian pada pojokjabar saat ditemui di Bangsal Jinem Keraton Kanoman Cirebon, Sabtu (20/7/2019).

(ind/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds