Categories: CirebonPriangan

Benarkah Lereng Utara Gunung Ciremai Jadi Pusat Gempa Majalengka? Berikut Penjelasannya

POJOKJABAR.com, MAJALENGKA– Gempa bumi di Majalengka dengan Magnitudo 2.6, Selasa (25/6/2019) pukul 00.55 WIB diketahui tidak ada laporan terkait korban.

Pusat gempa bumi ini terletak pada koordinat 6.71 LS – 108.29 BT. Pusat gempa bumi berada di darat pada jarak 17 kilometer (km) Timur Laut Majalengka, dengan kedalaman 56 kilometer.

Menurut Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hendro Nugroho, dalam siaran persnya, gempa ini hanya gempa dangkal lantaran adanya aktivitas sesar.

“Gempa bumi yang terjadi itu merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal di wilayah tersebut,’’ ujar Hendro Nugroho.

Masih menurut BMKG, episenter gempa ini berada di koordinat 6,867 LS – 108,396 BT dengan pusat gempa berada di darat pada jarak 15,8 km arah barat laut Kuningan dengan kedalaman 6 Kilometer.

Ilustrasi Gempa Bumi

 

Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Daryono, menambahkan, pusat gempa ada di bagian lereng utara Gunung Ciremai.

“Jika kita mencermati lokasi episenter gempa ini tampak bahwa lokasi pusat gempa terletak pada bagian lereng utara Gunung Ciremai,” ungkapnya melalui rilis tertulisnya.

Gunung Ciremai itu sendiri merupakan gunung berapi kerucut, secara administratif termasuk dalam wilayah dua kabupaten, yakni Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat.

jalur apuy majalengka gunung ciremai ditutup selama Ramadhan (ilustrasi)

 

“Ditinjau dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya tampak bahwa gempa yang terjadi merupakan jenis gempa kerak dangkal (shallow crustal earthquake) yang dipicu sesar aktif,” kata Daryono.

Pihaknya menduga pembangkit gempa ini adalah aktivitas Sesar Baribis. Peta tektonik sendiri menunjukkan pada lokasi pusat gempa adalah jalur Sesar Baribit, tepatnya Segmen Ciremai.

Segmen Ciremai, masih kata Daryono, memiliki potensi gempa dengan magnitudo maksimum M 6,5.

Sedangkan laju pergeseran sesar ini sekitar 0,1 milimeter per tahun.

“Gempa pagi dini hari tadi, berdasarkan laporan masyarakat, menunjukkan bahwa gempa dirasakan di wilayah Majalengka, Cirebon, dan Kuningan dengan skala Intensitas II – III MMI,” tutur Daryono.

Warga yang belum tidur, katanya, merasakan guncangan gempa ini, bahkan berusaha membangunkan anggota keluarga lain untuk keluar rumah,” tandasnya.

BMKG

(mar/pojokjabar)

Siti Maryam @@MaryamMaci

Editor (Redaksi)

Share
Published by
Siti Maryam @@MaryamMaci
Tags: Gempa di Majalengkakabupaten cirebonkabupaten kuningankabupaten majalengkakota cirebon

Recent Posts

  • Bandung

10 Angkatan Darat ASEAN ‘Bersaudara’ di Ajang Lomba Menembak di Jabar

Format pelaksanaan Lomba Tembak ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) 29/2019 berbeda dari lomba tembak sebelumnya, tak menggunakan sistem kompetisi antar…

20 November 2019 20:11 WIB 20:11
  • Bogor

Mahasiswa Muhammadiyah Sebut Program Bupati Bogor Omong Kosong

Mahasiswa Muhammadiyah menyebut program Pancakarsa yang diusung Bupati Bogor Ade Yasin dan Wakil Bupati Iwan Setiawan, hanyalah omong kosong.

20 November 2019 19:23 WIB 19:23
  • Bekasi

Wacana Jalan Kalimalang Berbayar Bikin Kaget Warga, Begini Penilaian Dishub

Trending

20 November 2019 19:19 WIB 19:19
  • Priangan

Ternyata 7 Perempuan Cantik Jadi Korban Pelemparan Sperma di Tasikmalaya

Sidik Nugraha (25) tersangka pelemparan sperma di Kota Tasikmalaya ternyata sudah memiliki korban tujuh orang. Pelaku mengaku mabuk saat beraksi.

20 November 2019 19:11 WIB 19:11
  • Sukabumi

Bulan September, Suspect HIV di Kabupaten Sukabumi Meningkat

Suspect HIV naik drastis dalam satu bulan ke belakang. Berdasarkan data yang diperoleh Radar Sukabumi, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten…

20 November 2019 19:00 WIB 19:00
  • Cirebon

Jelang Kedatangan Wakil Presiden Tujuh Terduga Teroris Diamankan Densus 88 Anti Teror

POJOKJABAR.com, CIREBON - Jelang kedatangan Wakil Presiden Indonesia Kiai Ma'ruf Amin ke Cirebon. Tim Densus 88 anti teror kembali mengeledah…

20 November 2019 18:11 WIB 18:11