5 Fakta KPK Geledah DPRD Kabupaten Cirebon

Mobil KPK di parkiran gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Jumat (21/6/2019)./Foto: Dede

Mobil KPK di parkiran gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Jumat (21/6/2019)./Foto: Dede


POJOKJABAR.com, CIREBON– Berdasarkan pemberitaan di Pojokjabar.com, redaksi Pojokjabar.com mendapati sejumlah fakta terkait penggeledahan KPK terhadap gedung DPRD Kabupaten Cirebon.

Berikut ini sejumlah fakta tersebut:

1. Waduh, KPK Garap Gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Ada Apa?

Suasana hening tiba-tiba menjadi ramai saat beberapa petugas Komisi Pemberantasan Korupsi datang ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon.

Kedatangan anggota KPK ke gedung DPRD Kabupaten Cirebon membuat kaget Apartur Sipil Negara (ASN) dan anggota dewan lainnya yang sedang menjalankan tugas rutinnya.

Dari penelusuran Pojokjabar.com di lokasi kejadian perkara, kedatangan sembilan petugas KPK ini guna menelusuri dugaan grativikasi pemulusan pengesahan Peraturan Daerah (Perda) RTRW terkait pembangunan PLTU 2.

 

Kedatangan petugas KPK tersebut dibenarkan oleh beberapa petugas keamanan yang berjaga di sekitar gedung DPRD Kabupaten Cirebon.

 

2. Kesibukan KPK di DPRD Kabupaten Cirebon, Bawa Sesuatu dari Ruangan Ketua DPRD

Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi masih melakukan Berita Acara Pemeriksaan terhadap Seketaris Pribadi (Sespri) pimpinan usai melakukan pengeledahan di beberapa ruangan.

Sebanyak dua Sepri atas nama E dan R, langsung dilakukan BAP usai petugas KPK melakukan pengeledahan di ruangan Ketua DPRD, Wakil DPRD, Seketaris Dewan (Sekwan), Keuangan dan ruangan Perundangan-undangan.

Berdasarkan pantauan Pojokjabar.com di lokasi kejadian, petugas KPK terlihat membawa sedikitnya dua map dari ruangan ketua DPRD dan Sekwan dan langsung dimasukan ke dalam mobil yang sejak pagi terpakir di depan kantor DPRD Kabupaten Cirebon.

 

Sebelumnya diberitakan, suasana hening tiba-tiba menjadi ramai saat beberapa petugas Komisi Pemberantasan Korupsi datang ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon.

KPK di Cirebon

Mobil KPK di parkiran gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Jumat (21/6/2019)./Foto: Dede

 

3. Nama – Nama Pimpinan DPRD Kabupaten Cirebon, Garapan KPK

Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi masih terus melakukan pemeriksaan terkait dugaan grativikasi Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) pembangunan PLTU II di Kabupaten Cirebon.

Dari pemeriksaan yang dilakukan oleh KPK terdapat nama – nama yang sudah tidak asing lagi di kuping Masyarakat Kabupaten Cirebon seperti Ketua DPRD Kabupaten Cirebon  Mustofa.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Hj Yuningsih, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Drs H Subhan dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Sunandar Priyowudarmo serta Sekwan DPRD Kabupaten Cirebon Asep Pamungkas.

 

Juga Kabag perundangan-undangan namanya Sucipto, dan Kabag Keuangan Wawan Setiawan

KPK di Cirebon

KPK di Gedung DPRD Kanbupaten Cirebon, Jumat (21/6/2019) siang./Foto: Dede

 

4. KPK Geledah DPRD Cirebon Masih Soal Sunjaya, Tokoh Masyarakat Angkat Suara

Kemunculan petugas penyidik KPK di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon ternyata tidak hanya mengejutkan para petugas keamanan (security), sejumlah ASN di Komplek Pemda Cirebon, dan para anggota Legislator penghuni Gedung wakil rakyat kabupaten Cirebon saja.

Bahkan, masayarakat Kabupaten Cirebon pun kaget atas kedatangan KPK yang belum genap setahun menciduk Bupati Sunjaya Purwadi Sastra.

Masyarakat pun bertanya tanya siapa gerangan yang akan jadi ‘korban’ KPK berikutnya.

 

Konon, KPK datang mencari bukti dugaan gratifikasi pelicin peraturan daerah rencana tata ruang wilayah yang terkatung-katung dan baru disahkan pada tahun 2018 terkait pembangunan PLTU 2 Cirebon.

KPK di Cirebon

Mobil KPK di parkiran gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Jumat (21/6/2019)./Foto: Dede

5. Kabag Keuangan Setwan Angkat Suara Soal Pengeledahan Gedung DPRD Kabupaten Cirebon

Kabag Keuangan Setwan kabupaten Cirebon Wawan Siswandar mengaku pihak KPK membawa sejumkah berkas gaji dan tunjangan seluruh anggota dewan DPRD Kabupaten Cirebon.

“Tunjangan reses, tunjangan intensif, tunjangan belanja operasional khusus pimpinan, tunjangan perumahan juga, periode 2014-2019,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, kemunculan petugas penyidik KPK di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon ternyata tidak hanya mengejutkan para petugas keamanan (security), sejumlah ASN di Komplek Pemda Cirebon, dan para anggota Legislator penghuni Gedung wakil rakyat kabupaten Cirebon saja.

 

Bahkan, masayarakat Kabupaten Cirebon pun kaget atas kedatangan KPK yang belum genap setahun menciduk Bupati Sunjaya Purwadi Sastra.

Loading...

loading...

Feeds