Kapolres Cirebon Kota Membenarkan, Benda Mencurigakan Itu Bom

Tim Gegana Brimob Den C Polda Jabar sedang mengevakuasi bom jenis granat di Mapolresta Cirebon. Ist/pojokjabar

Tim Gegana Brimob Den C Polda Jabar sedang mengevakuasi bom jenis granat di Mapolresta Cirebon. Ist/pojokjabar

POJOKJABAR.com, CIREBON – Kapolres Cirebon Kota, AKBP Roland Ronaldy membenarkan bahwa benda yang mencurigakan di depan ATM dekat pos penjagaan Mapolresta Cirebon itu benar bahan peledak.

Menurutnya, benda mencurigakan tersebut berawal dari seorang pemulung berinisial Y mencari barang rongsokan di TPU Sukalila, pemulung tersebut biasa mencari kaleng-kaleng bekas. Namun yang di duga bom tersebut sama persis menyerupai kaleng. Lalu dibawalah barang tersebut kerumah. Sesampainya dirumah temen nya inisial A mengatakan ini adalah bahan peledak.

Bom jenis granat sebelum di evakuasi tim Gegana. Ist/pojokjabar

Bom jenis granat sebelum di evakuasi tim Gegana. Ist/pojokjabar

“Karena kebingungan, akhirnya mereka (Y dan A) melaporkan ke Polresta sekitar pukul 19.00 WIB,” terang Kapolres Cirebon Kota, AKBP Roland Ronaldy kepada wartawan, Sabtu (15/6/2019) malam.

Kemudian, lanjut Roland, petugas penjagaan melihat benda mencurigakan tersebut dan langsung menyatakan itu bahan peledak. “Benda tersebut di taruh di depan supaya menghindari orang-orang untuk mendekat lalu diberikan garis police line. Sambil kita berkoordinasi dengan Jibom Gegana Brimob Den C Polda Jabar untuk diamankan,” katanya.

Dikatakannya, memang benda yang mencurigakan tersebut hasilnya betul bahan peledak. Dan saat ini sudah diamankan Tim Jibom Gegana Brimob Den C Polda Jabar. “Dua orang yang melaporkan saat ini sedang kami lakukan pemeriksaan terkait kapan dan dimana mereka menemukan benda itu,” sambungnya.

Masih dikatakan Roland, jenis bom masih di identifikasi oleh brimob. Jumlahnya ada dua jenis yaitu satu bentuknya bulat dalam kaleng dan satunya lagi tabung menyerupai kaleng cat spray.

“Kalau menurut informasi brimob granat tersebut masih aktif. Langkah berikutnya mungkin akan diledakkan namun kami tidak mengetahui secara persis prosedurnya,” ujarnya.

Saat disinggung apakah benda mencurigakan tersebut milik jaringan-jaringan, pihaknya perlu melakukan penyelidikan dan pendalaman terlebih dahulu. “Kita tetap akan lakukan pendalaman hal tersebut,” pungkasnya.

(gfr/pojokjabar)

loading...

Feeds

Ngelem

Miris, Masih SD Sudah Ngelem

Tiga bocah yang masih berstatus pelajar salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Cugenang, tertangkap basah sedang asyik menggelar pesta …