Kelabui Polisi Puluhan Massa Aksi Tolak Hasil Pemilu Asal Cirebon Berangkat Mengunakan Transportasi Umum

Polisi bersenjata lengkap, lakukan pencegahan massa aksi yang akan berangkat ke Jakarta. Kirno/pojokjabar.com

Polisi bersenjata lengkap, lakukan pencegahan massa aksi yang akan berangkat ke Jakarta. Kirno/pojokjabar.com


POJOKJABAR.com, CIREBON – Walaupun mendapat halangan dari pihak kepolisian, puluhan warga asal Kabupaten Kota Cirebon tetap berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi tolak hasil Pemilu 2019.

Sebelumnya, pihak kepolisian melakukan razia di berbagai titik guna mencegah warga Cirebon berangkat ke Jakarta pada Selasa siang (21/5/2019).

Meskipun begitu, warga yang mendapat halangan tersebut, tidak lantas membatalkan keberangkatan untuk bergabung dengan massa aksi di Jakarta.

Dengan mengunakan moda transportasi umum seperti bus dan kereta, puluhan warga Cirebon tersebut membentuk kelompok – kelompok kecil agar tidak diketahui pihak kepolisian terkait keberangkatannya ke Jakarta.

Jajaran Polres Cirebon lakukan razia penyekatan

Jajaran Polres Cirebon lakukan razia penyekatan./Foto: Kirno

 

“Aneh polisi kenapa jadi ketakutan gitu, kami berangkat untuk mensuarakan keadilan, kenapa dilarang,” tutur Ahmad seraya tersenyum.

Ahmad bersama sepuluh temannya, berangkat mengunakan bus dari terminal Harjamukti menuju Jakarta.

Sebelumnya Ahmad mengunakan kendaraan peribadi.

Setelah terkena razia, Ahmad mengalah dan memutar balik kendaraannya.

Meskipun begitu, razia tersebut tidak menyurutkan niat Ahmad untuk membatalkan niatnya ke Jakarta.

Polres Cirebon periksa kendaraan yang akan masuk ke dalam tol menuju Jakarta

Sejumlah polisi memeriksa kendaraan yang akan masuk ke dalam tol menuju Jakarta. Kirno/pojokjabar.com

 

“Awalnya naik kendaraan pribadi, tapi kena razia dan disuruh pulang oleh polisi, ya kami pulang, tapi ganti kendaraan naik bus,” ungkap Ahmad kepada Pojokjabar.com

Dari pengakuan pemuda asal dari Kota Cirebon ini untuk mengelabui pihak kepolisian, massa yang berjumlah 90 orang kemudian membentuk kelompok kecil, untuk melanjutkan perjalanan dengan transportasi umum.

“Ada yang naik bus kaya kami, ada yang naik kereta, berangkatnya mencar – mencar biar polisi gak curiga,” ujarnya.

Rencananya sesampainya di Jakarta massa asal Cirebon ini, akan bermalam di sejumlah masjid dan ada juga yang bermalam di sanak familinya di Jakarta.

(dat/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds