Toga dan Tomas di Cirebon Sikapi Situasi Pasca Pileg dan Pilpres 2019 di Kota Cirebon

Ilustrasi surat suara. Foto/Istimewa

Ilustrasi surat suara. Foto/Istimewa


POJOKJABAR.com, CIREBON – Sejumlah tokoh agama dan tokoh masyatakat Kota Cirebon mengimbau kepada masyarakat untuk menunggu hasil Pemilu 2019 berdasarkan keputusan KPU yang di gelar pada tanggal 22 Mei 2019 mendatang.

“Kita serahkan semua hasilnya kepada KPU sebagai penyelenggara Pemilu 2019, dan mari kita jaga persatuan dan persaudaraan umat,” kata Didi Suhardi yang merupakan Ketua DKM Masjid Nurrohman sekaligus tokoh agama RW 07 Kesunean Utara Kelurahan Kesepuhan Kota Cirebon, Sabtu (18/5/2019).

Didi Suhardi menambahkan, bahwasannya Pemilu telah selesai diselenggarakan dengan jujur, adil dan transparan. Dengan maraknya di media sosial akan ajakan People Power dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat Cirebon untuk tetap menjaga situasi dan kondusifitas keamanan dan ketertiban yang mana saat ini adalah bulan Ramadhan yang penuh barokah.

“Mari kita bersama-sama dan percayakan semuanya kepada penyelenggara Pemilu dalam hal ini KPU, dan apabila terdapat akan kecurangan-kecurangan semuanya bisa dilakukan melalui jalur hukum,” ujarnya.

Muhadin tokoh agama Desa Buyut Kecamatan Gunungjati Cirebon. Ist/pojokjabar

Muhadin tokoh agama Desa Buyut Kecamatan Gunungjati Cirebon. Ist/pojokjabar

Hal senada juga disampaikan oleh Muhadin tokoh agama Desa Buyut Kecamatan Gunungjati Cirebon yang menurutnya ajakan People Power kurang tepat dan hanya merusak persatuan dan kesatuan ummat.

Seperti diketahui, pernyataan people power menyeruak pascapemungutan suara pada 17 April. Kondisinya makin memanas pasca calon presiden Prabowo Subianto menyatakan menolak hasil pemilu, padahal pengumuman resmi hasil pemilu baru digelar pada 22 Mei 2019

“KPU sekarang sedang melaksanakan tugasnya merekapitulasi hasil suara dan akan diumumkan pada 22 Mei 2019. Tidak usah diganggu, tunggu saja hasil resmi, kalaupun ada kecurangan, ada mekanisme hukum yang mengatur. Tidak usah disampaikan di jalanan, langsung sampaikan secara proporsional,” katanya.

“Marilah kita dukung penuh kinerja KPU dan kita bersama-sama menunggu hasilnya nanti pada tanggal 22 Mei mendatang dan kita semua harus menerima apapun hasilnya nanti yang diputuskan KPU demi Persatuan dan Kesatuan Negara Republik Indonesia yang kita cinta damai,” tandasnya.

(kir/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds