Kolektor Asal Cirebon Akan Lelang Ribuan Benda Antik dan Langka Miliknya, Ini Alasannya

M Thamrin tunjukan salah satu benda langka miliknya. Indra/pojokjabar

M Thamrin tunjukan salah satu benda langka miliknya. Indra/pojokjabar

POJOKJABAR.com, CIREBON – Puluhan tahun sudah M. Thamrin (68) warga Kecamatan Karangwareng Kabupaten Cirebon berburu berbagai jenis barang-barang langka dan antik mulai dari hutan belantara, gua, sungai hingga lautan.

Saat ditemui di Musium Karya Budaya Sakti, M Thamrin mengaku semua barang koleksi pribadinya akan dilelang kepada siapa saja yang menyukainya, mulai dari berbagai jenis barang antik hingga langka mulai jenis batu, fosil hingga benda cagar budaya.

“Kami siap melelang ribuan jenis barang antik dari zaman megalitik, pra sejarah, sejarah hingga zaman modern, hasilnya untuk berangkat umroh dan bangunan pesantren,“ kata M. Thamrin, Rabu (15/5/2019).

Menurutnya, barang koleksi yang dimilikinya berasal dari berbagai zaman, mulai dari fosil binatang purba hingga zaman megalitikum seperti kapak batu. Bebagai jenis batuan langka serta barang-barang antik peninggalan para raja hingga peninggalan bangsa eropa. Dan semuanya siap dilelangkan kepada orang yang suka.

“Barang antiknys seperti dua pucuk pistol dari zaman VOC, koleksi lukisan hingga buku peninggalan Presiden Soekarno. Selain itu ada juga fosil binatang yang berasal dari jutaan tahun lalu, ada juga barang-barang antik peninggalan dari zaman pra sejarah, zaman sejarah, zaman Para Wali dan zaman kemerdekaan,“ ucapnya.

Menurutnya, ada beberapa faktor yang membuat dirinya akan melelang hasil penemuannya, karena kurang kepedulian dari pemerintah terhadap benda cagar budaya untuk ilmu pengetahuan bagi generasi muda Indonesia. Padahal banyak siswa SMP, SMK hingga Mahasiswa datang dari berbagai kota untuk melihat benda cagar miliknya.

“Alasan kami kami jelas, barang-barang cagar budaya tidak diperhatikan, apalagi orangnya. Padahal banyak benda koleksi yang dipinjamkan di Musium Cakrabuana (Sumber) dan Musium Manengteung (Waled) akan diambil setelah lebaran idulfitri, adapun barang yang dihibahkan jumlahnya sedikit, “ akunya Thamrin.

(ind/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds