Berburu Identitas Iwan Adi Sucipto Pattiwael, Pria Penantang Kapolri

Pria Cirebon tantang Kapolri (kiri)./Foto: Istimewa

Pria Cirebon tantang Kapolri (kiri)./Foto: Istimewa


POJOKJABAR.com, CIREBON– Selain video, ternyata data sosok pria Cirebon yang ada di video penantang kapolri ini diburu warganet di media sosial.

Warganet menduga lelaki tersebut memiliki akun Facebook bernama Iwan Adi Sucipto Pattiwael.

Namun saat Pojokjabar.com mencari nama akun dengan Iwan Adi Sucipto Pattiwael, akun yang ditemukan adalah akun bernama Iwan Pattiwael dengan kondisi kosong postingan.

 

Berdasarkan informasi yang beredar di sosial media, tertulis informasi sosok Iwan pernah menempuh pendidikan di Kampus IAIN Sunan Gunung Jati Cirebon.

Pekerjaaannya saat ini pun tertulis sebagai Komisioner PT. Kafala Darussalam Indonesia di Cirebon, sebuah perusahaan trading.

Berburu Identitas Iwan Adi Sucipto Pattiwael, Ini Temuan Mengejutkan Warganet

Sosok Pria penantang kapolri./Foto: Istimewa

 

Lokasi tempat tinggal pria ini tertulis di Cirebon. Beredar juga informasi nomor KTP: 3274020705700004, dan alamat sosoknya di Jalan Fatahillah No.06, Babakan, Sumber, Cirebon, Jawa Barat. Status pria ini, sebagaimana beredar di media sosial adalah kawin, dengan pekerjaan sebagai seorang wirawasta.

Sebelumnya diberitakan, sebuah video pria Cirebon mengaku dari kalangan TNI menantang kapolri beredar di media sosial, Senin (13/5/2019). Video ini berdurasi 1 menit 56 detik dan menyebut bahwa TNI siap tempur dengan Polri.

Berburu Identitas Iwan Adi Sucipto Pattiwael, Pria Penantang Kapolri

Sosok Pria penantang kapolri./Foto: Istimewa

 

Berikut isi pernyataannya lengkap:

“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaaatuh. Rekan-rekan yang dimuliakan Allah Subhanallahu Ta’ala ayo terus berjuang, jangan lemah semangat, karena semakin hari semakin kita kuat,” katanya.

Ia menyatakan, jangan takut dengan ancaman kapolri dengan ditembak di tempat. Hal itu, baginya, membuat lebih panas dan marah rakyat.

“Itu suatu ungkapan yang tidak pantas seorang kapolri bicara seperti itu. Dan saya meyakini keluarga saya TNI, siap, dan kalo ada korban TNI akan tempur dengan Polri, jangan main-main, tidak semuanya ikut panglima,” ujarnya.

Karena semua, katanya, adalah kebenaran. Dan rakyat sudah marah. In Syaa Allah rakyat sudah siap mati, berjuang di jalan Allah Subhanallahu Ta’ala.

“Mudah-mudahan, kami semua teman-teman, jangan tidak percaya, tanggal 22 itu juga ada beberapa informasi, dari teman saya jenderal, bahwa ternyata tanggal 22 itu hari ulang tahun PKI. Ini merupakan sebuah, ada surat dari seorang yang pemimpin PKI,” terangnya.

 

In Syaa Allah, lanjutnya, semua semangat, dan berjuang sebelum tanggal 22, Prabowo Subianto dan Sandiafga Uno jadi presiden dan wakil presiden.

“In Syaa Allah, Allah tumbangkan satu per satu, orang-orang yang sombong dan angkuh dan congkak, jabatan itu titipan, saudaraku, harta itu titipan, ingat Anda akan mati ditutup kain kafan, hanya selembar kain kafan menutup tubuh Anda, dan itu menjadikan peringatan buat Anda,” tambahnya.

Kalau sudah pensiun dan stoke, katanya, sakit, cuci darah, dan sebagainya, celaka buat kehidupan dunia akherat.

“Rakyat mendoakan hidup Anda sengsara dunia akherat. Oleh karena itu saya mengharapkan kepada sodaraku, seluruh Indonesia, ayo menangis, mengaku kepada Allah minta keadilan, In Syaa Allah yang sombong dan cok karena jabatan, demi harta, tumbang satu per satu karena stroke, tumbang sakit parah, In Syaa Allah, Bismillah, Wassalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh,” tutupnya.

(mar/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds