50 Persen Ketua Parpol di Cirebon Tidak Duduk di Parlemen

Seorang pegawai melintas di depan Gedung DPRD Kabupaten Cirebon. Ghofar/pojokjabar

Seorang pegawai melintas di depan Gedung DPRD Kabupaten Cirebon. Ghofar/pojokjabar


POJOKJABAR.com, CIREBON – Meski penghitungan suara hasil Pemilu tahun 2019 khususnya penghitungan bagi calon legislatif belum bisa dipastikan kapan selesainya, namun informasi yang berhasil di himpun pojokjabar.com dilapangan, ternyata banyak ketua-ketua partai politik di Kabupaten Cirebon yang tidak lolos untuk duduk di Parlemen.

Pengamat Politik, DR Ipik Permana S.I.P M.Si mengatakan ini hal unik yang terjadi di Partai politik tahun ini. Pasalnya partai politik ini tidak menyangka akan terjadi di akar rumput yang bisa mengakibatkan dampak yang sangat luar biasa.

“Ternyata hal-hal begitu bisa saja terjadi kalau tidak diantisipasi oleh mereka yang besar diri menjadi Ketua partai politik,” kata Ipik Permana kepada pojokjabar lewat sambungan telepon selulernya, Kamis (25/4/2019).

Bahkan, lanjut Pria yang juga Dosen Pasca Sarjana di Unswagati, dirinya melihat fenomena unik yang terjadi di media elektronik, dengan gencarnya mensosialisasikan partai politiknya dengan segudang program tetapi hasil yang diperoleh tidak fantastis.

“Saya kira ini menarik ya, bahkan punya rencana para mahasiswa saya untuk meneliti tentang hal tersebut. Sehingga kedepan kepentingan-kepentingan partai untuk berdemokrasi tidak hanya merasa besar diri dan tidak memaintains akar rumput yang akhirnya hasilnya zonk juga, kan memalukan kalau begitu,” tuturnya.

Dikatakannya, bukan karena kekurangan sosialisasi yang akhirnya tidak terpilih, akan tetapi ada hal-hal yang salah urus, kemudian ketua-ketua partai ini merasa besar sendiri, dan PeDe abis tetapi dilapangan di kalah dengan akar rumput. Artinya publikasi dan popularitas mereka kalah dengan orang-orang yang tidak diperhitungkan.

“Masyarakat sekarang tidak buta ya, bahkan rakyat ini sudah pintar, dimana anggota DPR yang sudah duduk kemudian kembali lagi ke masyarakat ingin dipilih, mereka justru riskan menurut saya, mengapa? karena gampang di evaluasi dan masyarakat ingin sosok yang baru, dan pastinya ada harapan disana,” tandasnya.

Berikut informasi dan prediksi ketua-ketua partai politik di Kabupaten Cirebon yang tidak lolos ke parlemen, pertama Ketua DPC PKB Kabupaten Cirebon, kedua Ketua DPC Partai Hanura, ketiga Ketua DPC PPP, keempat Ketua DPD Perindo, kelima Ketua DPD PSI, keenam Ketua DPC PBB, ketujuh Ketua DPD PAN, dan kedelapan Ketua DPC Partai Garuda.

(gfr/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds