Jelang Ramadan di Pasar Cipeujeh Harga Kepokmas Tidak Stabil, Kepala Pasarnya Cuek

Seorang pedagang sedang merapihkan dagangannya di Pasar Cipeujeh Kecamatan Lemahabang. Indra/pojokjabar

Seorang pedagang sedang merapihkan dagangannya di Pasar Cipeujeh Kecamatan Lemahabang. Indra/pojokjabar


POJOKJABAR.com, CIREBON – Berberapa pekan menjelang bulan ramadan di Pasar Cipeujeh harga bahan kebutuhan pokok masyarakat mengalami gejala tidak menentu.

Salah seorang pedagang Juni (45) mengatakan menjelang bulan ramadan, harga-harga mengalami fluktuatif, terkadang naik bahkan terkadang turun, seperti bawang merah mengalami penurunan Rp. 5.000/Kg namun bawang putih lagi naik sekarang dijual dikisaran harga Rp. 48.000/Kg.

“Soal harga masih turun naik, ada komoditi yang turun harganya ada juga yang naik, pokoknya gak stabil,“ ujarnya.

Ditambahkan Alwi (55) pedagang yang lainnya, mengeluhkan situasi Pasar Pemda Kabupaten Cirebon yang tidak nyaman pada para pedagang dan pengunjung dikarenakan hawa di dalam pasar menjadi panas setelah dilakukan perehaban tahun kemarin.

“Sekarang ini kami di Pasar Cipeujeh merasa gak nyaman, gara-gara panas setelah perehaban, sekarang tertutup kurangnya ventilasi udara,“ keluh Alwi pada pojokjabar.

Menurutnya, tidak ada perhatian dari pengelola pasar, terbukti sampai hari ini mandor pasar tidak pernah turun dan menanyakan kondisi pasar pada para pedagang.

“Semenjak di rehab, mandor tidak pernah menanyakan kondisi pasar nyaman apa tidak kepada para pedagang disini, apalagi menanyakan harga harga barang kebutuhan pokok, belum pernah,“ katanya.

Sedangkan menurut salah seorang pedagang daging ayam, Titin (50) mengaku ada kenaikan pada harga daging ayam saat ini dari harga Rp. 30.000/Kg sekarang naik 2 ribu/Kg nya.

“Untuk harga daging ayam saat ini Rp. 32.000/Kg untuk pembelian partai besar, adapun harga eceran pada daging ayam Rp. 34.000/Kg,“ ujar Titin.

Titin berharap pada saat bulan puasa nanti, harga bisa turun agar daya beli masyarakat meningkat. “Harapan kami harga turun, biar masyarakat banyak yang beli daging ayam,” harapnya.

(ind/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds