189 Warga Binaan Lapasustik Gintung Ikut Nyoblos

Warga binaan Lapasustik Gintung antusias gunakan hak pilihnya. Kirno/pojokjabar

Warga binaan Lapasustik Gintung antusias gunakan hak pilihnya. Kirno/pojokjabar

POJOKJABAR.com, CIREBON – Seluruh warga negara Indonesia berhak menyalurkan hak pilihnya pada Pemilu tahun 2019. Tak terkecuali termasuk warga binaan Lapas Narkotika Gintung, Kecamatan Ciwaringin Kabupaten Cirebon sangat antusias menyalurkan hak pilihnya, Rabu (17/4/2019).

Terbukti, dari pantauan pojokjabar.com di Lapas Narkotika Gintung, ratusan warga binaan Lapas Narkotika Gintung, sejak di bukanya pelaksanaan pencoblosan pemilu 2019 pukul 07.00 WIB warga atusias demi menyalurkan hak pilihnya yaitu melakukan pencoblosan di GOR Lapas Gintung, Ciwaringin, Kabupaten Cirebon.

Kepala Lapas Gintung, Jalu Yuswa
Panjang mengatakan, pada Pemilu pemilihan legislatif serta pemilihan presiden dan wakil presiden yang dilaksanakan 17 April 2019 di Lapas Narkotika Gintung ada dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) yakni TPS 9 dan TPS 10.

“Seluruh pemilih di kita seluruhnya A5, jadi daftar pemilih tambahan semua tidak ada yang daftar pemilih tetapnya,” kata Jalu Yuswa Panjang kepada pojokjabar.com.

Dikatakan Jalu, jumlah total pemilih warga binaan sebanyak 189 pemilih, diantaranya di TPS 9 jumlahnya 98 pemilih dan di TPS 10 jumlahnya 91 pemilih dan seluruh warga binaan. “Disini hanya memilih DPRD Provinsi, DPR RI, DPD, dan Presiden untuk Kabupaten dan Kota tidak ada,” jelas Jalu.

Sedangkan keseluruhan jumlah warga binaan di Lapas Gintung sebanyak 850 warga binaan. Namun hanya 189 yang dapat menyalurkan hak pilihnya. Karena aku Jalu, kendala yang saat ini yang alami bahwa warga binaan yang lain memiliki indentitas di luar dari Kabupaten Cirebon.

“Jadi indentitasnya sudah terekam, namun dia adalah di luar Kabupaten Cirebon. Bahkan jauh sebelumnya kita sudah berkonsultasi terus dan menyampaikan surat kepada KPU, Bawaslu dan Disdukcapil memang terbentur regulasi,” katanya.

(kir/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds