Perempuan Cantik Cirebon Beberkan Kacaunya Data Pemilih, Ingatkan Warga Cara Atasinya

Warga Desa Kepongpongan,, Kabupaten Cirebon, Devi Marlia./Foto: Istimewa

Warga Desa Kepongpongan,, Kabupaten Cirebon, Devi Marlia./Foto: Istimewa

Quick Count Pilpres 2019

POJOKJABAR.com, CIREBON– Salah satu warga Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon membeberkan kacaunya data pemilih di wilayah tempat tinggalnya.

Perempuan cantik bernama Devi Marlia ini menuturkan kepada Pojokjabar.com, bahwa pihak Panitia Pemungutan Suara (PPS) mengaku banyak data yang tidak sesuai.

Hal ini pun dialami keluarganya sebagaimana ia ungkap di Instastory miliknya pada Senin (25/3/2019) lantaran sudah menjadi korban kacaunya data di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Aku mau share tentang Pemilu nih, yang gak suka boleh skip. Semoga jadi pelajaran buat kita semua,” tulisnya mengawali.

Devi pun kemudian memperlihatkan nama ayahnya di DPT yang ia cari di laman https://lindungihakpilihmu.kpu.go.id/.

Perempuan Cantik Cirebon Beberkan Kacaunya Data Pemilih, Ingatkan Warga Cara Atasinya

Instastory Devi Marlia soal data Pemilu 2019./Foto: Istimewa

 

Kemudian, lanjutnya, ia pun memperlihatkan nama dirinya yang tertera informasi bahwa tidak terdaftar atau kombinasi NIK dan nama salah.

“Bayangin gimana kalo bentar lagi mau Pemilu kaget lihat nama dan NIK gak ada di web. Padahal tiap tahun milih. Aku baru sadar pas Pilbup 2018 kemarin. Protes ke Pak RT, katanya gak ngaruh. Padahal saat itu sudah mulai banyak isu KTP palsu, akhirnya sama seseorang aku disarankan ke PPD di desa,” bebernya di Instastory.

Perempuan Cantik Cirebon Beberkan Kacaunya Data Pemilih, Ingatkan Warga Cara Atasinya

Instastory Devi Marlia soal data Pemilu 2019./Foto: Istimewa

 

Lanjutnya, Devi akhirnya memutuskan ke PPD di desa dan bertemu dengan anggota PPS di sana. Saat mengecek di komputer desa, ternyata nama Devi beserta ayahnya ada.

“Tapi namaku Devi Marlia, ttl-nya Semarang, 14 September 1967,” tulisnya.

Perempuan Cantik Cirebon Beberkan Kacaunya Data Pemilih, Ingatkan Warga Cara Atasinya

Instastory Devi Marlia soal data Pemilu 2019./Foto: Istimewa

 

Padahal, katanya saat dikonfirmasi, ia mengaku lahir pada 28 Oktober 1995.

“Kacau parah datanya. NIK-nya juga lain lho…,” ungkapnya.

Perempuan Cantik Cirebon Beberkan Kacaunya Data Pemilih, Ingatkan Warga Cara Atasinya

Instastory Devi Marlia soal data Pemilu 2019./Foto: Istimewa

 

Devi pun melanjutkan tulisannya di Instastory, “aku beruntung ada di TPS 13. Belakang rumah. Begitu ngecek data ayah, bener juga tapi, TPS-nya jauh banget di Jalan Sumur. Siat 5-10 menit dari rumah. Parah, ya, ancur banget data DPT-nya. Alhamdulillah petugas PPS-nya baik dan ngertiin,” katanya.

Ia pun mengimbau kepada para warganet agar segera menuju kantor desa atau kelurahan menemui petugas PPS agar tidak mengalami masalah yang sama.

Perempuan Cantik Cirebon Beberkan Kacaunya Data Pemilih, Ingatkan Warga Cara Atasinya

Instastory Devi Marlia soal data Pemilu 2019./Foto: Istimewa

Perempuan Cantik Cirebon Beberkan Kacaunya Data Pemilih, Ingatkan Warga Cara Atasinya

Instastory Devi Marlia soal data Pemilu 2019./Foto: Istimewa

 

Karena pada Pemilu kali ini, katanya, data akan diperbaharui. Lebih baik, menurutnya, ke kantor desa atau kelurahan agar namanya terkonfirmasi bahwa data salah.

“Agar nanti pas Pilpres diganti. Sekian. Makasih,” tutupnya

Perempuan Cantik Cirebon Beberkan Kacaunya Data Pemilih, Ingatkan Warga Cara Atasinya

Instastory Devi Marlia soal data Pemilu 2019./Foto: Istimewa

(mar/pojokjabar)

 

 

loading...

Feeds