2 Atlet Cirebon Cabor Balap Motor Ini Tanggapi Rencana KONI Soal Tuan Rumah Porda Jabar 2026

Pembalap Cirebon Aris Anandi-Wahyu Raharjo./Foto: Istimewa

Pembalap Cirebon Aris Anandi-Wahyu Raharjo./Foto: Istimewa

Quick Count Pilpres 2019

PO JOKJABAR.com, CIREBON– Dua atlet cabang olahraga (Cabor) balap motor di wilayah Cirebon menanggapi rencana KONI Kabupaten Cirebon guna menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Daerah (PORDA) kelak dan seleksi atlet untuk mengikuti PORDA tahun 2026.

Seperti Aris Anandi, kepada Pojokjabar.com, ia memgaku belum tahu soal rencana Cirebon menjadi tuan rumah.

“Kalo buat tuan rumah sih belum tau, ya, mungkin KONI mungkin nanti yang memilirkan tentnag itu,” ujarnya, Jumat (22/3/2019) dini hari.

Saat ini, ia mengaku fokus pembibitan para pembalap Cirebon berbakat untuk seleksi Porda mendatang.

“Ya, sekarang sih fokus ke pembibitan anak-anak balap Cirebon yang punya bakat. Nah, buat ke PORDA mngkin nanti seleksi lagi, ya,” ujarnya.

Pembalap Cirebon Aris Anandi

Pembalap Cirebon Aris Anandi./Foto: Instagram

 

Aris berharap para pembalap Cirebon tetap semangat latihan dan menambah jam terbang.

“Sekirannya di saat nanti seleksi Porda bisa masuk dan berani bersaing sama daerah lain,” ujarnya.

Sementara, pembalap motor lainnya bernama Wahyu Raharjo menanggapinya bahwa dengan adanya rencana Cirebon menjadi tuan rumah Porda, maka bisa melahirkan generasi generasi muda penerus punggawa Cirebon, baik di ajang Porda Jabar,  kejuaraan daerah, kejuaraan nasional.

Pembalap Cirebon Wahyu Raharjo

Pembalap Cirebon Wahyu Raharjo./Foto: Instagram

 

“Ya, kalo menurut saya pribadi untuk kesiapan para atlet, khususnya Cabor balap motor ini kan harus tahap seleksi juga,terutama bibit-bibit yang umurnya masih muda, di bawah 20,” ungkapnya.

Karena, kata pria yang akrab disspa Joe ini, kalau bisa buat jenjang ke depannya juga.

“Kalo untuk Cirebon jadi tuan rumah Porda Jabar kan rencana tahun 2026 ya kalo gak salah? Berarti masih ada waktu yang lumayan untuk persiapan.

“Toh Porda kan 2022 juga ada, kalo ga salah tuan rumah Tasik, 4 tahun sekali kalo ga salah ajang pekan olahraga Jawa Barat ini,” bebernya.

Ia berharap dengan adanya sarana tempat latihan yang ada (seadanya), pihaknya bisa berlatih, juga bisa memantau kemajuan anak-anak muda Cirebon khususnya, agar bisa berkembang.

“Walaupun fasilitas berlatih kita seadanya, tetapi tidak menutup kemungkinan kalo memang kita bisa untuk bersaing dengan kota-kota lain di Jabar yang fasilitas latihannya memadai,” ujarnya.

Wahyu pun memohon dengan sangat agar warga masyarakat setempat sekitar daerah tempat berlatih agar bisa saling mendukung.

“Toh kita juga bukan balap liar, kita resmi. Tujuannya jua jelas, selain mengasah skill masing-masing pembalap untuk mengikuti kejuaraan, kita-kita juga memantau bibit adik-adik muda yang nantinya akan jadi penerus kita,” katanya.

Karena, lanjutnya, Cabor balap motor memang sudah ada untuk point di Ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa barat.

Seperti diketahui juga sebelumnya, Ketua KONI Kabupaten Cirebon Hengky Kurniawan menyebut Kota dan Kabupaten Cirebon  akan menjadi tuan rumah Porda 2026 mendatang.

“Bagaimana kalau kita mencalonkan diri menjadi panitia Porda. Kita berada di Kota dan Kabupaten Cirebon akan menjadi tuan rumah Porda 2026. In Syaa Allah mudah-mudahan bisa terlaksana dengan baik. Juga tidak lupa pula dari teman-teman Cabor mohon dukungannya ya,” kata Hengky

Sementara itu, Wakil Ketua 3 KONI Jawa Barat, Dwiyono Agus Raharjo mengatakan Kabupaten Cirebon adalah merupakan salah satu daerah yang sudah berkontribusi prestasi.

Berbagai prestasi atlet-atlet Kabupaten Cirebon telah mampu menjadi penjawab prestasi.

Jawaban baik pada kegiatan ekonomi maupun pada multi internasional seperti PP 19 tahun 2016 dan prestasi tersebut.

Tidak lepas dari proses pembinaan yang berjenjang dan berlanjut melihat potensi yang 13 tahun lalu.

Pada tahun 2018 kemarin Kabupaten Cirebon pun meraih prestasi yang membanggakan yaitu 13 emas 16 perak dan 36 perunggu.

“Saya berkeyakinan apabila Kabupaten Cirebon ke posisi semula besar atau bahkan bisa bersaing di posisi lima besar. KONI sebagai induk organisasi olahraga biar sebagai mitra pemerintah tentunya dalam menjalankan roda organisasi,” katanya.

KONI Kabupaten Cirebon harus mampu membangun komunikasi dan bersinergi dengan pemerintah daerah Kabupaten Cirebon beserta olahraga ringan di Kabupaten Cirebon.

“Harapan kami, semoga kepengurusan KONI Kabupaten Cirebon di bawah kepemimpinan Pak Hengky dapat membangun tokoh olahraga di Kabupaten Cirebon dan mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan sesuai dengan harapan masyarakat,” pungkasnya

(mar/pojokjabar)

loading...

Feeds