Sebanyak 1.649 ‘Orang Luar’ Akan Memilih di Kota Cirebon di Pilpres 17 April, Berikut Datanya

Jokowi dan Prabowo saat debat capres  (ist)

Jokowi dan Prabowo saat debat capres (ist)

POJOKJABAR.com, CIREBON— Sekitar 1.649 pemilih pindahan secara resmi telah terdata di KPUD Kota Cirebon. Pemilih tipe ini merupakan warga yang domisilinya di luar Kota Cirebon selama ini.

Ketua KPU Kota Cirebon, Didi Nursidi saat ditemui awak media di kantornya, Rabu (20/3) mengatakan, pihaknya telah melaksanakan kegiatan tahapan rekapitulasi DPTb.

Tahapan ini dalam rangka memberikan jaminan dan kepastian kepada setiap pemilih untuk dapat menggunakan hak pilihnya pada pemilu 2019.

DPTb itu terbagi menjadi 2 secara umum. Pertama, DPTb yang pemilihnya mengurus dan meminta A5 nya dari tempat dia berdomisili (luar Kota Cirebon) untuk bisa memilih di Kota Cirebon. Jumlah DPTb kategori ini sekitar 292 pemilih, tersebar di 20 Kelurahan dengan sebaran di 84 TPS.

Selain itu, lanjut Didi, ada pula jenis DPTb yang pemilihnya datang ke KPU Kota Cirebon untuk mendapatkan formulir A5.

“Selain itu ada juga pemilih yang mengurus di daerah tempat tinggal, minta A5 di KPU di sini, penyebarannya ada 22 kelurahan, di 174 TPS, dengan 1.357 (pemilih),” sebut Didi.

“Jika kita kalkulasikan, maka yang masuk itu 292 ditambah 1.357 maka jumlahnya akan diperoleh angka 1.649 pemilih,” katanya.
Selanjutnya, jenis DPTb yang pemilihnya akan menggunakan hak pilih di luar Kota Cirebon pada 17 April nanti. Total keseluruhan tipe ini sekitar 1.423 orang pemilih.

“Jadi ada selisih, 200 sekian. Kita ada tambahan masuk, saldo penambahan pemilih,” pungkasnya.

Didi menambahkan, dengan adanya penambahan saldo daftar pemilih, maka KPU Kota Cirebon menghadapi tantangan baru berkaitan dengan penambahan jumlah logistik, baik itu surat suara, kotak suara dan sebagainya.

 

(gan/rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds