Pj Bupati Cirebon Serahkan 60.300 Sertifikat

Pj. Bupati Cirebon, Dicky Saromi serahkan sertifikat warga Arjawinangun. Kirno/pojokjabar

Pj. Bupati Cirebon, Dicky Saromi serahkan sertifikat warga Arjawinangun. Kirno/pojokjabar

POJOKJABAR.com, CIREBON – Pada tahun 2019 ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon kembali menyerahkan sertifikat tanah untuk masyarakatnya.

Kali ini pemberian sertifikat dilakukan di Kecamatan Arjawinangun, tepatnya di Desa Kebonturi, Kabupaten Cirebon, Kamis (21/3/2019).

Penyerahan sertifikat ini Program Badan Pertanahan Nasional (BPN) tahun 2018.

Kegiatan penyerahan sertifikat program Badan Pertanahan Nasional (BPN) ini dihadiri Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto, Kejaksaan Negeri Sumber, Forkopimda dan Muspika Kecamatan Arjawinangun dan warga setempat.

Pj Bupati Cirebon Dicky Saromi menjelaskan, pihaknya ingin menunjukan kepada masyarakat bahwa prosedur pembuatan sertifikat program pemerintah daerah berjalan dengan baik.

Terbukti pada tahun 2018 di Arjawinangun bisa menerbitkan 60.300 sertifikat.

“Ini bukti kami telah menerbitkan sertifikat tanah kepada masyarakat dengan prosedur yang mengedepankan transparansi, dan akutabilitas,” kata Pj Bupati Cirebon Dicky Saromi kepada Pojokjabar.com usai kegiatan tersebut.

Pj Bupati Cirebon menambahkan, masyarakat yang ingin membuat sertfikat hanya mengikuti prosedur dari BPN.

Karena, ujarnya, untuk biaya dan administrasi sudah dibebankan oleh pemerintah.

Masyarakat cukup membayar 150 ribu sesuai peraturan Bupati (Perbup).

“Biayanya jelas sudah diatur dalam Perbup, untuk biaya lainnya tergantung dari masyarakat, seperti apakah tanahnya sudah bayar pajak apa belum. Tapi pemkab sudah menetapkan hanya 150 ribu,” ujar Dicky Saromi

Pada tahun depan Kecamatan Arjawinangun menargetkan bisa mencetak 50 ribu sertifikat tanah.

Target ini bisa tercapai asalkan pemerintahan desa kooperatif menyampaikan ke masyarakat dan masyarakat aktif melaporkan ke pemerintah desa.

“Dibutuhkan peran aktif keduanya, antara masyarakat dan pemdes. Keduanya harus berjalan agar program bisa terwujud,” pungkasnya.

(kir/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds