Diduga Ditabrak Lari, Warga Banyuwangi Tewas Saat Dilarikan ke Rumah Sakit

Petugas Satlantas Polres Cirebon langsung lakukan penanganan terhadap korban diduga tabrak lari. Ist/pojokjabar

Petugas Satlantas Polres Cirebon langsung lakukan penanganan terhadap korban diduga tabrak lari. Ist/pojokjabar

POJOKJABAR.com, CIREBON – Seorang warga diketahui bernama Bambang Hairudin (41) pengemudi, warga Desa Klatak Rt 04/01 Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi dilarikan di RSUD Arjawinangun.

Pria ini diduga jadi korban ditabrak lari oleh kendaraan, Rabu (20/3/2019).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Pojokjabar.com, kejadian bermula pada saat korban sehabis sarapan pagi di warung pinggir jalan.

Korban berniat ingin kembali ke kendaraannya yang terparkir di seberang jalan.

Kemudian, korban hendak menyeberang menghampiri mobilnya dengan posisi korban berdiri di pinggir jalan.

Namun, dari arah Cirebon datang mobil truck yang tidak diketahui nomor polisinya menabraknya.

Dan kendaraan tersebut langsung melarikan diri melaju kencang ke arah Jakarta.

Kasatlantas Polres Cirebon, AKP Akmat Troy Aprio melalui Kanit Laka Polres Cirebon Iptu Endang Kusnandar mengatakan, kejadian berawal kendaraan truck yang tidak diketahui nomor polisinya (melarikan diri) melaju dari arah Cirebon menuju kearah Jakarta.

“Kecelakaan terjadi karena kurangnya konsentrasi dan antisipasi kearah depan. Sehingga terjadi menabrak warga yang sedang berdiri di pinggir jalan yang searah berada di depannya, seorang warga pun mengalami luka dirawat RSUD Arjawinangun dan meninggal dunia,” kata Kanit Laka, Iptu Endang Kusnandar.

Lebih lanjut dijelaskan Endang, kendaraan truck yang tidak diketahui nomor polisinya (melarikan diri) namanya hingga kini belum teridentifikasi.

“Kalau korban bernama Bambang Hairudin (41) pengemudi, alamat Desa Klatak RT 04/01 Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi,” jelasnya.

Dengan adanya kejadian tersebut, petugas satuan Lalulintas dari Polsek Arjawinangun langsung melakukan evakuasi korban hingga dilarikan di Rumah Sakit Arjawinangun.

Dan mengamankan barang bukti STNK dan SIM milik korban dan kendaraan truk tronton yang dikemudikan korban.

(kir/pojokjabar)

loading...

Feeds