Soetrisno Bachir Bilang 51% Warga Muhammadiyah Dukung Jokowi, Itu Hoax

Hadi Permana, salah satu warga Muhammadiyah Lemahabang. Indra/pojokjabar

Hadi Permana, salah satu warga Muhammadiyah Lemahabang. Indra/pojokjabar

Quick Count Pilpres 2019

POJOKJABAR.com, CIREBON – Secara mengejutkan Soetrisno Bachir tokoh Nasional asal Muhammadiyah yang sempat menjadi Ketum PAN periode 2005-2010 mengklaim 51% warga Muhammadiyah mendukung Jokowi dalam Pilpres.

Pernyataan Soetrisno Bachir di kecaman warga Muhammadiyah dan PCM Lemahabang Cirebon.

Salah satunya, Hadi Permana (43) warga Muhammadiyah Lemahabang mangatakan, pihaknya tidak sependapat dengan pernyataan Soetrisno Bachir yang telah mengklaim 51% warga Muhammadiyah mendukung Jokowi.

“Kami sangat menantang dengan klaim Pak Soetrisno, karena warga Muhammadiyah akan memilih pada saat di TPS nanti,” tegas Hadi Permana, Selasa (19/3/2019).

Hadi menambahkan sebagai warga Muhammadiyah yang hadir merasa kaget dengan pernyataan klaim politik dari salah satu narasumber seminar di luar acara.

Hal ini karena pada saat acara seminar tidak ada penggiringan politik pada salah satu pasangan Capres tertentu.

“Jika kami tahu akan ada pengarahan politik pada salah satu Capres, maka dirinya tidak akan hadir, karena Pemilu itu harus langsung umum bebas rahasia (LUBER),” katanya.

Adapun kehadiran dirinya, lanjutnya, karena melihat Soetrisno sebagai senior dan tokoh di Muhammadiyah.

“Makanya saya hadir pada acara seminar kewirausahaan di SMK Muhammadiyah Lemahabang Cirebon,” katanya.

Hadi berharap sebagai sesama warga Muhammadiyah dapat mengikuti arahan dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah, agar dalam menentukan pilihan politik secara cerdas dengan lebih mengedepankan aspek rasional.

“Perlu diketahui tidak ada survei di internal warga Muhammadiyah. Yang kami ketahui bahwa warga Muhammadiyah tidak dukung mendukung Capres tertentu, jadi klaim itu hoax, kami tidak mau terkotak kotak karena kami lebih memilih menjaga keutuhan bangsa,” ujarnya.

(ind/pojokjabar)

loading...

Feeds