SMK Muhammadiyah Lemahabang Netral Berpolitik, Kedepankan Pendidikan dan Prestasi

Dari kanan Ketua PCM Lemahabang, tengah Kepala SMK Muhammadiyah Lemahabang. Indra/pojokjabar

Dari kanan Ketua PCM Lemahabang, tengah Kepala SMK Muhammadiyah Lemahabang. Indra/pojokjabar

Quick Count Pilpres 2019

POJOKJABAR.com, CIREBON – Pihak SMK Muhammadiyah Lemahabang akhirnya buka suara terkait dengan kedatangan tokoh nasional Soetrisno Bachir mantan Ketua Umum PAN beberapa hari lalu.

Sontak pernyataan politik mantan Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir yang mengklaim 51 % warga Muhammadiyah dukung Jokowi, segera diklarifikasi oleh jajaran management SMK Muhammadiyah Lemahabang Cirebon.

Galuh Maulidin selaku Kepala Sekolah setempat menyatakan secara kelembagaan, baik SMK Muhammadiyah dan PCM Lemahabang mengikuti arahan Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Bahwa secara organisasi netral dalam politik praktis Pilpres 2019 saat ini.

“SMK Muhammadiyah Lemahabang khususnya, netral dalam berpolitik, fokus kami terletak pada peningkatan motivasi peserta seminar untuk berwirausaha. Karena tema kegiatanya pun tentang kewirausahaan bagi siswa,” kata Galuh, Selasa (19/3/2019).

Lebih lanjut Galuh memaparkan dengan dampak pemberitaan media tentang kegiatan seminar kewirausahaan pada Minggu, 17 Maret 2019 lalu, pihaknya perlu mengadakan press release dengan beberapa media yang bersangkutan karena pemberitaan yang telah beredar luas berpotensi menuai keresahan (pro/kontra) dengan pernyataan narasumber seminar diluar acara seminar.

“Perlu di klarifikasi juga pada saat seminar tidak ada upaya penggiringan oleh pihak SMK terhadap peserta untuk memilih salah satu paslon Capres pada pemilu,” jelasnya.

Masih menurut Galuh kalaupun ada statement dari narasumber yang mengarah pada isu politik, itu di luar konteks kegiatan seminar.

Sehingga, lanjutnya, pihaknya berharap setiap warga atau simpatisan dapat berfikir dan bersikap logis.

“Kalau pun terjadi perbedaan dalam pilihan dengan pertimbangan masing-masing pribadi sebagai hak politik pribadi,” tutupnya.

Ditambahkan oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Lemahabang Isa Anshori, pihaknya sangat menyayangkan pernyataan politik dari mantan Ketum PAN periode 2005-2010 seusai acara seminar dengan mengatakan 51% warga Muhammadiyah mendukung Jokowi

“Itu pernyataan kurang tepat (etis) yang mengklaim 50% dukung Capres tertentu, jika dikaitkan dukung mendukung capres, karena pada dasarnya kedatangan beliau (Soetrisno Bachir) untuk mengisi seminar, karena prinsipnya Muhammadiyah netral dan warga Muhammadiyah akan menentukan pilihan di dalam bilik TPS pada 17 April nanti,” kata Isa.

(ind/pojokjabar)

loading...

Feeds